Jukir Asal Bekasi Dikeroyok Pengunjung Karaoke di Kelapa Gading hingga Pendarahan Otak

Rabu, 05 April 2023 - 14:17 WIB
loading...
Jukir Asal Bekasi Dikeroyok...
Juru Parkir di Champion Karaoke, Kelapa Gading, Jakarta Utara, bernama Anderson dikeroyok delapan pria pengunjung karaoke. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A A A
BEKASI - Juru parkir di Champion Karaoke, Kelapa Gading , Jakarta Utara, bernama Anderson dikeroyok delapan pria pengunjung karaoke. Empat orang terduga pelaku itu mengaku sebagai oknum anggota Polsek Kelapa Gading dan satu anggota TNI Angkatan Laut.

Diketahui pengeroyokan itu terjadi 18 Februari 2023. Setelah kejadian, Anderson langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Jakarta Utara. Namun sebulan lebih berlalu belum ada tindak lanjut dari pengembangan kasus ini. Baca juga: Terlibat Cekcok di Ruang Karaoke, Agus Tewas Bersimbah Darah

Akibat pengeroyokan itu, Anderson yang tercatat sebagai warga Kabupaten Bekasi harus dirawat 14 hari karena mengalami pendarahan di otak dan cornea mata.

"Kami sudah resmi melaporkan usai kejadian. Namun hingga saat ini belum ada satupun pelaku yang ditangkap. Kami harap pelaku ini dapat segera ditangkap, karena sampai sekarang korban harus masih melakukan berobat jalan," kata Kuasa Hukum Anderson, Grifinly Mewoh di Bekasi, Rabu (5/4/2023).

Kejadian itu, kata Grifinly, berawal dari kliennya menegur pengunjung yang membuat keributan. Tak diterima ditegur pengunjung itu mengeluarkan senjata tajam (sajam) sembari mengancam kliennya.

Juru parkir itu berhasil merebut sajam dari pengunjung. Namun apesnya oknum anggota Polsek dan TNI AL yang saat itu datang sebagai pengunjung langsung memukulinya.



"Saat itu oknum anggota Polsek dan oknum TNI-AL yang datang sebagai pengunjung dengan menggunakan baju bebas, langsung melakukan pengeroyokan tanpa menanyakan duduk perkara terlebih dahulu," kata Grifinly.

Saat melakukan pengeroyokan, kata dia, terlapor ini mengaku sebagai anggota Polsek Kelapa Gading dan TNI AL. Menurut Grifinly, seharusnya jika mengaku sebagai aparat penegak hukum harus merelai.

"Mereka (oknum) turun langsung melakukan pemukulan secara bertubi-tubi ke klien kami. Seharusnya jika mau merelai atau melumpuhkan tidak harus dikeroyok hingga klien kami mengalami pendarahan di otak," tuturnya.

Grifinly meminta rekaman CCTV di lokasi kejadian diputar secara jelas. Ia berencana jika tidak ada tindak lanjut akan melaporkan oknum kepolisian tersebut ke Divisi Propam Mabes Polri. Baca juga: Wanita Bersama Pengeroyok Hermansyah Ternyata Pemandu Lagu di Sawah Besar
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Berita Terkini
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved