Hari Ini Polisi Gelar Perkara Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar di Ragunan

Selasa, 04 April 2023 - 06:44 WIB
loading...
Hari Ini Polisi Gelar...
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, gelar perkara akan dilakukan pada Selasa 4 April 2023. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya akan melakukan gelar perkara kecelakaan lalu lintas yang menewaskan pelajar SMA berinisial MS di Ragunan, Jakarta Selatan. Diduga pengemudi mobil Mercy berinisial MMI yang menabrak korban merupakan anak dari salah satu petinggi di Polda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, gelar perkara akan dilakukan pada Selasa 4 April 2023. "Gelar perkara dilakukan untuk menentukan peristiwa itu perlu atau tidaknya naik ke proses penyidikan,” kata Trunoyudo kepada wartawan, Senin 3 April 2023. Baca juga: Pelajar Tewas Ditabrak Mercy di Ragunan, Pelaku Diduga Anak Petinggi Polda

Menurut Trunoyudo, kepolisian telah meminta keterangan dari 10 saksi terkait kecelakaan yang terjadi pada Minggu 12 Maret 2023.

Sebelumnya,pelajar SMA berinisial S tewas setelah terlibat kecelakan dengan mobil Mercedes Benz di perempatan lampu merah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. MMI yang mengemudikan mobil tersebut diduga merupakan anak dari petinggi Polri di salah satu Polda.

Berdasarkan kronologi dari kakak korban S, N menuturkan, kejadian bermula ketika S dari arah Cilandak menuju arah pulang. Saat itu sang adik dibonceng motor oleh temannya B.

Di perempatan traffic light Ragunan, mobil Mercedes Benz yang dikendara oleh MMI menghantam sepeda motor S dan B.“Mobil Mercy itu kecepatannya kencang dari arah Mampang,” kata N kepada MNC Portal Indonesia, Jumat 31 Maret 2023.

Berdasarkan keterangan dari rekan S, mobil Mercy tersebut berusaha untuk melarikan diri. Namun, usaha untuk kabur itu berhasil digagalkan oleh rekan-rekan S yang mengejarnya.

N dan keluargan melihat ada beberapa kejanggalan pada kejadian yang menimpa adiknya itu. Kejanggalan pertama yaitu pelaku atau pengendara mobil berinisial MMI hingga kini tidak ditahan.



Berdasarkan informasi yang diterima N, diduga pelaku merupakan anak polisi yang berdinas di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kemudian, sehari setelah kejadian, pihak keluarga S mengaku tidak dihubungi oleh pihak polisi maupun orang tua pelaku MMI. Mereka hanya dihubungi oleh seorang berinisial R yang mengaku sebagai saudara dari pelaku.

Kejanggalan berikutnya berasal dari keterangan polisi yang menyebut korban S hanya mengalami lecet, tidak sampai meninggal dunia. Hanya perlu perawatan di rumah sakit dan surat itu dikirim ke keluarga B, bukan ke keluarga S.

Kemudian S juga yang dinyatakan mengendarai motor padahal bukan. Identitas S pun tertulis mahasiswa padahal masih SMA. Baca juga: Kronologi Versi Keluarga Korban Siswa SMA yang Tewas Ditabrak Mercy di Ragunan

Kemudian, kejanggalan lain disebutkan terkait surat kematian yang dikeluarkan pihak rumah sakit. Berdasarkan surat kematian disebutkan jika penyebab kematian adalah penyakit menular.

Pihak keluarga pun melaporkan hal ini ke Polda Metro Jaya tapi diarahkan ke Polres Jakarta Selatan. Ketika di Polres Jaksel, pihak keluarga dipertemukan dengan seorang berinisial O yang mengaku sebagai pengacara dari keluarga pelaku.

Dalam pertemuan itu, membahas rencana pertemuan dengan orang tua pelaku, namun sampai saat ini tidak terjadi dan tidak ada kabar.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Rekomendasi
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Berita Terkini
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved