Kronologi Versi Keluarga Korban Siswa SMA yang Tewas Ditabrak Mercy di Ragunan

Jum'at, 31 Maret 2023 - 12:05 WIB
loading...
Kronologi Versi Keluarga...
Siswa SMA berinisial S tewas setelah terlibat kecelakaan dengan Mercedes Benz/Mercy di perempatan lampu merah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (12/3/2023). Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Siswa SMA berinisial S tewas setelah terlibat kecelakaan dengan mobil Mercedes Benz/Mercy di perempatan lampu merah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (12/3/2023). Bagaimana kronologi kejadian? Berikut penuturan N, kakak korban S.

Dia menuturkan kejadian berawal ketika adiknya S melaju dari Cilandak menuju arah pulang. Korban dibonceng oleh temannya berinisial B. B saat itu mengendarai motor milik S.

Saat di perempatan traffic light Ragunan, Mercy yang dikemudikan MMI menghantam motor yang ditumpangi S dan B. “Dari arah Mampang Mercy melaju dengan kecepatan kencang. Tabrakan kemungkinan pukul 00.00 atau pukul 01.00 WIB, Minggu 12 Maret 2023,” kata N, Jumat (31/3/2023).
Baca juga: Pelajar Tewas Ditabrak Mercy di Ragunan, Pelaku Diduga Anak Petinggi Polda

Berdasarkan keterangan rekan S, Mercy berusaha melarikan diri. Namun, digagalkan oleh rekan-rekan S yang mengejarnya.

Korban hendak dibawa ke RSUD Pasar Minggu. Sayang, nyawa adiknya tidak tertolong dan meninggal dunia di tempat kejadian.

N dan keluarganya menemukan beberapa kejanggalan atas kematian S. Kejanggalan pertama yaitu pelaku atau pengemudi mobil berinisial MMI hingga kini tidak ditahan. “Pelaku tidak ditahan sampai saat ini dan proses mengambang setelah belasan hari,” ujar N.

Berdasarkan informasi yang diterima N, diduga pelaku merupakan anak polisi yang berdinas di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kemudian, sehari setelah kejadian pihak keluarga S tidak dihubungi oleh pihak kepolisian maupun orang tua pelaku MMI. Menurut pihak keluarga, mereka hanya dihubungi oleh seorang berinisial R yang mengaku saudara dari pelaku.

“R bilang orang tua pelaku masih di luar kota dan tidak menggunakan HP, sehingga tidak bisa bertemu bahkan mengucap belasungkawa sekali pun sampai detik ini,” ucapnya.

Kejanggalan berikutnya berasal dari keterangan polisi yang menyebut korban S hanya mengalami lecet, tidak sampai meninggal dunia. Hanya perlu perawatan di rumah sakit dan surat itu dikirim ke keluarga B, bukan ke keluarga S.

“Lalu, adikku juga yang dinyatakan mengendarai motor padahal bukan. Identitas adikku tertulis mahasiswa padahal masih SMA. Dompet, tas, dan lain-lain hilang tidak ditemukan,” kata N.

Kemudian, kejanggalan lain disebutkan terkait surat kematian yang dikeluarkan pihak rumah sakit. Berdasarkan surat kematian dari rumah sakit, penyebab kematian adalah penyakit menular.

Pihak keluarga melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya, tapi diarahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Ketika di Polres Jaksel, pihak keluarga dipertemukan dengan seorang berinisial O yang mengaku sebagai pengacara dari keluarga pelaku.

Dalam pertemuan itu membahas rencana pertemuan dengan orang tua pelaku, namun hingga kini tidak terjadi dan tidak ada kabar lagi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Rekomendasi
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Berita Terkini
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Skarbu Bikin Bundaran...
Skarbu Bikin Bundaran HI Bergelora, Jak Mania Kompak Nyanyikan Persija Ale
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved