Kisruh Penembokan Pemisah Masjid Wakaf di Koja, MUI: Tindakan Kiai Nur Alam Sah

Kamis, 23 Maret 2023 - 09:45 WIB
loading...
Kisruh Penembokan Pemisah...
MUI Jakarta Utara menyebut tidak ada yang salah dengan tindakan Kiai Nur Alam Bachtir terkait penembokan pemisah masjid di Jalan Cipeucang II, Koja. Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Utara menyebut tidak ada yang salah dengan tindakan Kiai Nur Alam Bachtir terkait penembokan pemisah Masjid Al-Islah dan Masjid Nurul Islam, Jalan Cipeucang II, RT 4/RW 12, Koja.

Wakil Ketua Umum MUI Jakarta Utara KH Sodiqin Maksudi mengatakan, Masjid Al-Islah dan Masjid Nurul Islam Koja memang memiliki histori berbeda. Termasuk kepengurusan kedua masjid yang juga memiliki perbedaan.

Baca juga: Tolak Penembokan Akses Masuk Masjid di Koja, Puluhan Warga dan Jamaah Kumpul

“Tindakan apa pun yang dilakukan oleh Kiai Nur Alam Bachtir atas tanah dan bangunan tersebut, tidak ada lagi kaitan dengan pihak manapun atau murni kewenangan Kiai Nur Alam,” ujar KH Sodiqin ketika dikonfirmasi.

Oleh karena itu, kata KH Sodiq, jika Kiai Nur Alam ingin membuat tembok pembatas di antara masjid yang berada di atas tanah miliknya, merupakan hal yang sangat wajar dan sah-sah saja.

“Ketika Kiai Nur Alam Bachtir merapihkan batas tanah pun tidak dapat dipersalahkan. Bahkan kedua masjid ini telah berbeda secara kepengurusan. Artinya, sudah memisahkan diri dari tanah dan bangunan lama,” tandasnya.

Penjelasan Kiai Nur Alam

Kiai Nur Alam sebelumnya buka suara terkait tudingan ingin menutup akses jalan ke Masjid Nurul Islam Koja. “Bukan akses jalan yang ditutup, tapi batas masjid dengan masjid yang lain. Bisa disaksikan, mana akses jalan? Itu fitnah keji kalau dibilang menutup akses jalan,” ungkap Kiai Nur Alam, Rabu 22 Maret 2023.

Kiai Nur Alam mengatakan hanya akan membangun tembok yang membatasi antara dua bangunan masjid yang terletak berdempetan, yakni Satu masjid bernama Masjid Nurul Islam yang berganti nama menjadi Masjid Al-Islah, dan satu lagi Masjid Nurul Islam Koja yang berada berdampingan persis.

Baca juga: Kiai Nur Alam Buka Suara soal Penutupan Akses Jalan Masjid Wakaf di Koja: Itu Fitnah Keji

Sejak awal berdiri, kata dia, bagian samping Masjid Al-Islah dengan Masjid Nurul Islam dibatasi tembok pemisah. Namun seiring waktu, tembok pemisah tersebut dijebol dan seperti menjadi satu kesatuan.

“Dari awal tidak ada pintu. Awalnya dijebol kecil, lama-lama menjadi besar. Awalnya tembok enggak ada pintu sama sekali,” ucapnya.

Oleh karena itu, meskipun ditolak warga setempat, Kiai Nur Alam menegaskan akan tetap menembok sekaligus melakukan renovasi masjid miliknya. Ia mengaku sudah mengantongi surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masjid tersebut.

Diketahui, sebuah video sempat viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah orang saling berteriak dan nyaris mengamuk di halaman Masjid Jami Nurul Islam pada Selasa (14/3/2023).

Penasihat hukum Dewan Kepengurusan Masjid Jami Nurul Islam Koja Misrad mengatakan, duduk permasalahan adalah pengambilan kembali hak tanah masjid yang sebelumnya telah wakafkan atau diserahkan oleh Kiai Nur Alam untuk warga pada tahun 2006.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Rekomendasi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved