alexametrics

Tosan, Aktivis Tambang Mulai Dijaga Polisi di Rumah Sakit

loading...
Tosan, Aktivis Tambang Mulai Dijaga Polisi di Rumah Sakit
Aparat kepolisian mulai menjada Tosan, aktivis tambang yang jadi korban pengeroyokan.(dok.Sindonews)
A+ A-
MALANG - Polres Lumajang saat ini menempatkan empat personelnya untuk menjaga Tosan yang masih dirawat di ruang isolasi RSSA Malang.

Padahal, sejak Tosan dirujuk di RSSA malang, Minggu 27 September 2015 hingga Selasa, 29 September 2015 tidak terlihat satu pun petugas polisi menjaga Tosan.

Abdul Rosyid, salah satu rekan Tosan yang juga aktivis anti tambang di Lumajang mengatakan, sebelumnya sejak Minggu hingga Selasa pihak keluarga berjaga sendirian di RSSA dengan didampingi sejumlah aktivis anti tambang yang terkadang bergantian menjenguk dan berjaga.



"Hari Minggu kita datang ke rumah sakit ini dan dikawal empat polisi. Setelah itu mereka pulang dan tidak ada lagi yang menjaga," kata Abdul Rosyid, Rabu (30/9/2015).

Setelah itu, kata Rosyid, pada Senin 28 September 2015 malam ada polisi yang datang mau memintai keterangan, namun karena Tosan belum sanggup, dibatalkan dan hanya istrinya saja yang dimintai keterangan.

"Baru hari ini, saat Kapolres Lumajang datang ada petugas yang berjaga. Alhamdulillah, kalau kemarin kawatir takut ada penyusup," ucap Rosyid.

Kapolres Lumajang AKBP Fadly Munzir Ismail yang mengunjungi Tosan di ruang isolasi ICU RSSA Malang mengatakan, jika selama ini ada polisi yang berjaga untuk mengamankan.

Mungkin, kata Fadly, saat ada pihak lain yang datang berkunjung petugas kami sedang keluar. "Hari ini penjagaan digiatkan lagi," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak