6 Polisi Gadungan Aniaya dan Sekap Warga di Kembangan, ATM Korban Dikuras Habis
Selasa, 14 Maret 2023 - 13:59 WIB
loading...
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi saat konferensi pers penangkapan para polisi gadungan, Selasa (14/3/2023). Foto: MPI/Dimas Choirul
A
A
A
JAKARTA - Seorang pria berinisial F menjadi korban penganiayaan dan perampokan oleh enam polisi gadungan di Jakarta Barat. Korban disekap dan dikuras habis ATM-nya.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 2 Maret 2023 sekitar pukul 21.00 WIB. Awalnya korban hendak membeli satu unit motor dan menemui penjualnya di Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.
Baca juga: Bermodalkan Kaus Bertuliskan Bareskrim, Polisi Gadungan Ini Gasak Uang Rp50 Juta di Bekasi
"Saudara F itu akan membeli satu unit sepeda motor yang diketahui melalui media sosial Facebook dengan metode pembayaran tunai atau kita kenal dengan istilah cash on delivery (COD," jelas Syahduddi saat konferensi pers, Selasa (14/3/2023).
Saat bertemu dengan penjual, korban langsung mentransfer uang sebesar Rp10 juta melalui mobile banking. Setelah uang dikirim dan motor hendak diserahkan, tiba-tiba datang 6 orang pelaku menggunakan mobil. Mereka mengaku sebagai polisi.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 2 Maret 2023 sekitar pukul 21.00 WIB. Awalnya korban hendak membeli satu unit motor dan menemui penjualnya di Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.
Baca juga: Bermodalkan Kaus Bertuliskan Bareskrim, Polisi Gadungan Ini Gasak Uang Rp50 Juta di Bekasi
"Saudara F itu akan membeli satu unit sepeda motor yang diketahui melalui media sosial Facebook dengan metode pembayaran tunai atau kita kenal dengan istilah cash on delivery (COD," jelas Syahduddi saat konferensi pers, Selasa (14/3/2023).
Saat bertemu dengan penjual, korban langsung mentransfer uang sebesar Rp10 juta melalui mobile banking. Setelah uang dikirim dan motor hendak diserahkan, tiba-tiba datang 6 orang pelaku menggunakan mobil. Mereka mengaku sebagai polisi.
Lihat Juga :