alexametrics

Komoditas Pasar

Harga Cabai Rawit Turun Drastis

loading...
Harga Cabai Rawit Turun Drastis
Persediaan cabai rawit masih menumpuk di Pasar Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akibat sepi pembeli. Pedagang tak berani menimbun cabai rawit terlalu banyak karena takut busuk.
A+ A-
SUKABUMI - Harga cabai rawit di Kabupaten Sukabumi turun, sehingga banyak pedagang merugi. Bahkan, sejumlah pedagang mengeluhkan cabai rawit yang dijualnya banyak membusuk karena sepi pembeli.

Nuryati Tambunan,33, me - nga takan, sejak tiga hari ter ak hir kesulitan menjual cabai ra wit hingga 5 kg saat. Padahal, ke ti ka harga masih tinggi bisa men jual sampai 10 kg setiap ha ri nya.” Saat ini harga cabai rawit tur un sekitar Rp7.000 dari se be lumnya bertahan di harga Rp25.000 menjadi Rp18.000,” ujar nya kepada KORAN SINDO kemarin.

Dengan penurunan harga ter sebut, dia tidak berani me - nye tok banyak cabai rawit un - tuk dijual. “Terpenting ada ca - bai rawit yang dijual, kalau ke ba - nyak an takut busuk,” ucapnya. Menurutnya, dari pada tu - run harga, lebih harga cabai ra - wit mahal. Sebab kalau mahal pas ti banyak yang cari. Apalagi ka lau naiknya akibat kesulitan pa sokan. “



Kalau mahal itu, pem beli bisa meningkat pesat,” ungka pnya. Hal senada dikatakan Zae - lani, 28, menurutnya, pe nu run - an harga cabai rawit di ka re na kan pasokan sedang melimpah. Oleh karena itu, berdampak ter hadap nilai jual. Tapi lanjut Zaelani, untuk har ga cabai merah dan cabai ker iting masih normal.

Sebab be lum ada tanda-tanda adanya pe nurunan atau ke naik - an har ga.” Cabai merah keriting se ka rang masih di kisaran Rp40.000/kg, sedangkan cabai me rah besar sekitar Rp30.000 / - kg,” pungkasnya.

Fajar sidik supriadi
(bbg)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak