Informasi Mutilasi di Distrik Meagabume Kabupaten Puncak, Itu Hoax

Senin, 13 Maret 2023 - 14:26 WIB
loading...
Informasi Mutilasi di...
Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia, saat bersama dengan Bupati Puncak Willem Wandik, mengunjungi warga di Distrik Sinak, Kamis (9/3/2023).
A A A
PUNCAK - Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia, membantah informasi yang saat ini lagi beredar di media sosial yang isinya mengatakan adanya warga yang dimutilasi. Dia menegaskan berita itu adalah hoax, dan memastikan bahwa gambar dan foto yang disebarkan itu hanya editan dari mereka yang tidak bertanggung jawab dan sengaja menyebarkan informasi, untuk membuat suasana di Kabupaten Puncak, menjadi tidak aman.

“Saya barusan saja bersama Bupati bertemu warga di sana, dan ternyata warga sendiri sampaikan, bahwa informasi-informasi di luar kejadian penembakan di Distrik Meagabume, itu hoax dan tidak benar,” ucapnya.

Kapolres Puncak mengakui terjadinya kontak senjata antara TNI dan Kelompok Sipil Bersenjata menyebabkan seorang warga bernama Terina Murib dan seorang anggota TNI bernama Praka Jumardi meninggal dunia.

Selain itu ada sekitar 8 orang warga yang luka-luka, kejadian awalnya di mana TNI mendengar ada tembakan di tempat kejadian sehingga TNI hendak ke sana, ternyata memang ada KKB malah menembak anggota, namun soal informasi mutilasi, itu sama sekali hoax.

“Bagaimana mau mutilasi,sementara kami punya anggota TNI saja jadi korban, diberondong dengan tembakan, jadi itu tidak benar informasi soal mutilasi,” tegasnya.

Menurut Kapolres, dirinya dan Bupati Puncak barusan saja datang dari Distrik Sinak untuk melihat kondisi masyarakat yang mengungsi di sana, dan pemerintah daerah sudah bersedia menyediakan bahan makanan untuk warga di sana. Dalam pertemuan dengan masyarakat di sana, masyarakat mengingingkan agar kondisi di Sinak kembali lagi aman dan damai.

“Sebetulnya masyarakat Sinak sangat mendambakan itu kedamaian, ketentraman, hanya ada kelompok- kelompok yang tidak bertanggungjawab yang ingin agar masyarakat takut,” tuturnya.

Kondisi terakhir di Distrik Sinak sudah berangsur-rangsur kondusif, meski anggota TNI-Polri tetap tetap waspada. Menurutnya masyarakat masih trauma dan mengungsi keluar dari kampungnya, karena adanya peristiwa tersebut.

Saat ini pihak gereja, kepala suku, dan pemerintah sedang bekerja sama untuk mengupayakan dalam waktu yang tidak terlalu lama, warga yang mengungsi bisa kembali ke kampung halamannya.

“Saya juga berharap kepada maskapai penerbangan untuk jangan takut lagi terbang ke Distrik Sinak, karena anggota TNI-Polri sudah mengamankan bandara, kalau maskapai tidak terbang ke sana, kasihan sekali masyarakat di sana, ekonomi akan lumpuh, karena satu-satunya akses ke sana lewat udara," ucapnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved