alexametrics

Proyek Jalan Lingkar Sampora Dikebut

loading...
Proyek Jalan Lingkar Sampora Dikebut
Pekerja tengah menyelesaikan proyek Jalan Lingkar Sampora. Untuk mempercepat pengerjaan pembuatan jalan sepanjang 3,7 kilometer tersebut, penggunaan alat berat pun kini dioptimalkan.
A+ A-
KUNINGAN - Dinas Bina Marga Kabupaten Kuningan mempercepat pengerjaan proyek Jalan Lingkar Sampora hingga Panawuan yang ditargetkan selesai pertengahan Desember 2015 ini.

Pembangunan jalan lingkar ini ber tujuan untuk mengurai ke - ma cetan lalu lintas di sepanjang ja lur utama Kabupaten Ku ni - ngan, terutama di kawasan Pa - sar Cilimus. “Pembangunan jalan se pan - jang 3,7 kilometer (km) dengan lebar 2x6 meter plus median se - lebar 3 meter ini insya Allah akan selesai sesuai rencana,

se - hingga poros jalan Kuningan- Ci rebon nantinya tidak ter tum - pu pada satu jalur arteri yang se - karang ada, namun terbagi dua,” jelas Kasi Perencanaan Di - nas Bina Marga Kabupaten Ku - ni ngan Tedi Sukmajayadi ke pa - da KORAN SINDO, kemarin. Tedi mengakui, kondisi jalur uta ma yang ada saat ini me - mang sudah padat, terutama di ti tik-titik penumpukan ken da - raan seperti di ruas jalan Pasar Ci limus.



Hampir setiap hari, ken daraan yang melalui ruas ja - lan itu harus rela berjalan me ra - yap, terutama saat akhir pekan, me ngingat kawasan Cilimus ju - ga merupakan gerbang pa ri wi - sata Kabupaten Kuningan. “Dengan adanya rute baru, ken daraan-kendaraan yang ti - dak ingin melintasi Cilimus bisa me lewati jalur tersebut dengan le bih leluasa dan nyaman.

Se - bab, selain ruasnya yang di ran - cang searah, ukurannya juga le - bih lebar,” katanya. Tedi melanjutkan, saat tiba di ujung jalan baru, kendaraanken daraan yang akan mene rus - kan perjalanan menuju wilayah se latan Cilimus atau seputar Ko ta Kuningan diarahkan me - lin tasi jalan Desa Panawuan hing ga jalan provinsi di per ti - gaan Bojong atau melintasi ja - lan di area obyek wisata Sang - kan urip dan keluar di perem pa - tan Bandorasa Wetan.

Pembenahan jalur pe nun - jang tersebut, kata Tedi, akan di - lakukan melalui pelebaran hing ga 4 meter dari lebar jalan yang ada saat ini. Selain dile bar - kan, jalan tersebut akan di-hot - mix. Sementara jalur Pa na - wuan-Bandarosa Wetan hanya di-hot mix ulang. Tahun ini, pembangunan ja lan yang dirancang tembus hing ga terminal tipe A Ker ta wa ngun itu baru sampai Panawuan dan telah diresmikan Bupati Ku ningan Utje Ch Suganda 18 Agus tus lalu.

Dana pem ba ngu nan jalan berasal dari APBD Pro vinsi Jawa Barat sebesar Rp20 mi liar. Tahap selanjutnya, akan di kerjakan 2016 dan 2017 men datang. “Anggaran sudah masuk di KUA PPAS (kebijakan umum ang garan plafon penggunaan ang garan sementara) APBD pro - vinsi tahun 2016.

Dana ter sebut akan digunakan untuk me - nyelesaikan pembangunan jalan plus tiga jembatan di se pan jang titik dari Panawuan hing ga Garatengah, sebesar ku rang lebih Rp39 miliar,” terang Tedi. Sementara proses pe nye le - saian akhirnya, yaitu mulai Ga - ra tengah hingga Kedungarum se panjang 29 km, anggarannya pun sudah masuk KUA PPAS.

“Insya Allah akan di lak sa - nakan 2017 mendatang. Dan me mang hanya sampai ke Ke - dung arum karena dari Ke - dungarum menuju terminal ti - pe A Kertawangunan sendiri su - dah dibangun,” katanya.

Yudi r sudirman
(bbg)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak