Pemkab Bekasi Gelontorkan Rp4,7 Miliar Tanggulangi Bencana Banjir

Minggu, 12 Maret 2023 - 13:23 WIB
loading...
Pemkab Bekasi Gelontorkan...
Pemkab Bekasi mengalokasikan anggaran untuk menangani bencana banjir yang terjadi di wilayahnya. Foto/SINDOnews
A A A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelontorkan Rp4,7 miliar untuk penanggulangan banjir yang melanda daerah itu sepanjang dua pekan terakhir melalui pendistribusian bantuan logistik serta perbaikan saluran air bermasalah.

”Besok (Senin) pencairan Rp2,8 miliar. Kemarin dicairkan Rp1,9 miliar. Anggaran ada di berbagai dinas tapi pencairan BPBD, mereka yang mengkoordinir,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bekasi Hudaya, Minggu (12/3/2023).

Alokasi anggaran itu digunakan setelah Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi. Status ini dinaikkan dari sebelumnya siaga darurat setelah banjir meluas hingga hampir melanda seluruh kecamatan.

Baca juga: Terisolir! Korban Banjir Muaragembong Bekasi Kelaparan dan Terserang Penyakit

Pencairan anggaran kedaruratan itu mulai dilakukan mulai pekan kemarin untuk berbagai keperluan terutama bantuan logistik warga terdampak. Anggaran juga dialokasikan untuk kebutuhan obat-obatan, di mana banyak warga mengeluhkan berbagai penyakit.

Tidak hanya itu, anggaran dialokasikan untuk perbaikan sejumlah saluran air. Hal ini dilakukan lantaran terdapat beberapa titik banjir yang diakibatkan oleh saluran air yang tersumbat.

”Jadi dari berbagai dinas, seperti obat-obatan dari Dinas Kesehatan dan ada juga dari Dinas Sosial untuk permakanan. Kemudian dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi untuk perbaikan saluran air,” ucapnya.

Hudaya mengaku secara keseluruhan pemerintah daerah menyiapkan anggaran sebesar Rp11 miliar yang dialokasikan untuk kebutuhan kegawatdaruratan dalam kurun waktu setahun ke depan.

Baca juga: Sudah Sepekan, 40 Sekolah di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir

”Awalnya yang disiapkan itu sekitar Rp5 miliar namun ada pergeseran anggaran untuk mengantisipasi efek yang tidak diinginkan dari bencana. Maka kemudian ditambah menjadi Rp11 miliar dan sudah disalurkan sekitar Rp4,7 miliar,”katanya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina KonstruksiKabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan telah menerjunkan tim untuk menangani berbagai persoalan pada saluran air salah satu penyebab genangan air di permukiman warga.

Perbaikan dilakukan secara cepat demi mengatasi sekaligus mencegah banjir kembali terulang. ”Kami sudah melakukan perbaikan untuk penanganan ini. Fokus kami pada saluran-saluran air yang menyumbat,” ucapnya.



Seperti diketahui, lebih dari dua pekan terakhir Kabupaten Bekasi dilanda banjir. Bahkan banjir pernah mencapai lebih dari 100 titik di hampir 20 kecamatan. Sedikitnya 60.000 warga terdampak terpaksa mengungsi lantaran banjir yang terus meninggi.

Atas kondisi tersebut, status tanggap darurat pun diaktifkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bekasi nomor HK.02.02/Kep-227-BPBD/2023 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometerologi di Kabupaten Bekasi tahun 2023.

Berdasarkan surat keputusan tersebut, perangkat daerah diminta mengerahkan seluruh sumber daya manusia, peralatan, dan logistik untuk membantu warga terdampak. Seluruh bantuan ini dikomandoi BPBD Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan data Pusdalops Kabupaten Bekasi, akibat berbagai bencana yang terjadi selama lebih dari dua pekan terakhir, sedikitnya 463 rumah warga rusak, baik berat maupun ringan.

Kerusakan rumah disebabkan oleh banjir, puting beliung, dan longsor yang terjadi di beberapa titik. Selain itu, sebanyak 120 gedung sekolah pun terdampak bencana.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Letkol Inf Michael Ronald,...
Letkol Inf Michael Ronald, Perwira Kopassus Resmi Jabat Dandim 0509/Kabupaten Bekasi
Rekomendasi
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Sejarah! Cape Verde...
Sejarah! Cape Verde Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 usai Tahan Arab Saudi
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved