alexametrics

Jembatan Musi IV Lebih Cepat Selesai

loading...
Jembatan Musi IV Lebih Cepat Selesai
.
A+ A-
PALEMBANG - Balai Besar Jalan dan Jembatan Metropolitan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rak yat (PUPR) memprediksikan penyelesaian pembangunan Jembatan Musi IV, akan lebih cepat dibandingkan Jembatan Musi VI.

“Saat ini pembangunan Jembatan Musi IV sedang mempersiapkan syarat teknis pembangunan. Diantaranya pengukuran kekuatan tanah yang berada di Sungai Musi. Jika syarat itu sudah terpenuhi, maka tahapan selanjutnya proses lelang pembangunan,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) P2JN Metropolitan Balai Besar Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR Muhammad Revi Febiansyah, kemarin.

Revi menargetkan, Oktober mendatang telah dimulai tahapan lelang proyek pembangunan jembatan tersebut. “Proses lelang dilakukan di daerah. Sekarang, persiapan lelang dan terus berkoordinasi dalam pem bebasan lahan,” ujarnya. Sehingga, kata Revi, di awal tahun 2016 pembangunan Jem batan MusiIV sudah bisa dimulai. ” Pihak balai telah menargetkan agardibulanOk to bernantisemua proses lelang selesai dan ganti rugi lahan se muanya selesai di akhir tahun,” ujarnya.



Menurut Revi, proses tahapan yang dijalankan ini, lebih cepat, jika dibandingkan dengan tahapan pembangunan Jemba tan Musi VI.”Sampai sekarang Jembatan Musi VI belum masuk proses pembebasan lahan, Musi IV sudah dan dalam tahap penyelesaian pem bayaran,” katanya. Bahkan, kata dia, dana kekurangan pembebasan lahan untuk Musi IV sebesar Rp34 miliar dari pusat, dananya sudah ada.

“Hanya saja proses pembayarannya berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kota Palembang dan harus masih menunggu sya rat adminitrasinya dulu selesai, baru bisa dibayarkan ke pemilik lahan,” katanya. Terkait syarat teknis sebelum pembangunan, kata Revi, me mang harus disiapkan sebagai pertimbangan dalam pembangunan. Mengenai teknis awal pembangunan, pihak pelaksana teknis masih akan melakukan bersama dengan rekanan yang akan membangun Jembatan Musi IV.

“Jika tanya teknis dari mana dimulai pembangunan. Tentu, mempertimbangkan hal teknis. Teknik pelaksana yang memutuskan. Namun sebelumnya, diketahui dulu siapa perusahaan yang nanti membangunnya,” ucapnya. Namun, kata Revi, pembangunan Jembatan Musi IV dan Jembatan Musi VI akan digarap perusahaan konstruksi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).”Siapa BUMNnya, harus ikut proses tender dulu, baru nanti tahu siapa yang menang,” katanya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Sumsel Rinhaldi mengatakan, progres pem bangunan proyek Musi VI akan segera memasuki tahap lanjutan. Awal Oktober mendatang, kata Rinhaldi, diperkirakan pem bangunan Musi VI akan mulai dilakukan penger jaannya. Sedangkan untuk pemasangan tiang jembatan, kata dia, dilakukan pada tahap awal sambil menunggu proses pembebasan lahan yang masih belum selesai.

“Pembangunan dila kukan di areal sungai terlebih dahulu, sembari menunggu pro ses pembebasan lahan diselesaikan,” kata Rinhaldi. Pihaknya menargetkan, pem bangunan tiap pancang pada awal Oktober ini. Hal tersebut dikarenakan proses tendersudah dilaksanakan, dan sudah mendapatkan perusahaan rekanan pelaksanaan proyek Musi VI. Akan tetapi, kata Rinhaldi, proses pembangunan baru dilaksanakan jika sudah terjadi proses tanda tangan bersama dengan perusahaan rekanan.

“Yang mengerjakan salah satu BUMN, nanti tanda tangan kontrak dulu, baru di kerjakan,” ujarnya seraya enggan membocorkan nama perusahaan plat merah yang menang tenderMusi VI tersebut. Meski proses pembebasan lahan belum selesai, Rinhaldi tetap menargetkan akan menyelesaikan proses ganti rugi pada akhir Oktober mendatang.

Hal tersebut mengingat, proses pembangunan Jembatan Musi VI sudah memasuki tahap awal pengerjaan. Adapun, dana ganti rugi atas pembebasan lahan yang di sediakan APBD Sumsel mencapai Rp50 miliar dengan Rp40 miliar untuk tahap awal dan sisanya pada tahap kedua.“Ini sekarang kita sedang terus upayakan pembebasan lahan,” katanya.

Tasmalinda
(ars)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak