Jadi Saksi Ahli, Purnawirawan Jenderal Ini Paparkan Teknik Undercover Buy di Sidang Teddy Minahasa

Senin, 06 Maret 2023 - 12:40 WIB
loading...
Jadi Saksi Ahli, Purnawirawan...
Koordinator Kelompok Ahli BNN, Komjen (Purn) Ahwil Loetan menjadi saksi ahli dalam sidang Irjen Pol Teddy Minahasa.Foto/MPI/Dimas Choirul
A A A
JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang peredaran narkotika dengan terdakwa Irjen Pol Teddy Minahasa menghadirkan saksi Koordinator Kelompok Ahli Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen (Purn) Ahwil Loetan. Dalam persidangan Ahwil menjelaskan detai teknik undercover buy yang dilakukan polisi.

Di hadapan Majelis Hakim, Ahwil menjelaskan, skema penyelidikan pembelian terselubung (undercover buy) dalam pemberantasan narkoba. Pembelian terselubung itu memang dilakukan oleh anggota Polri.

"Untuk melakukan ini penyidik harus mendapat surat tugas atau perintah baik itu dari Kapolri maupun pejabat yang ditunjuk. Kalau tanpa surat perintah, ini berarti liar," kata Ahwil di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Kamis (6/3/2023).

Menurut dia, undercover buy merupakan pembelian narkoba yang berkaitan dengan suatu kejahatan narkoba oleh undecover agen . Tujuannya untuk mendapatkan narkoba sebagai barang bukti dan menangkap tersangkanya.

Pembelian terselubung ini dapat dilakukan berkali-kali sampai kepada orang penting dari sindikat tersebut. Dia mencontohkan, awalnya membeli 1 gram, karena melihat pengedar tersebut masih memiliki barang, besoknya kita beli 10 gram, dan seterusnya.

"Kira-kira kalau waktunya sudah tepat, maka kita bisa lakukan penangkapan," ujarnya. Baca: Pengacara Teddy Minahasa Minta Linda Buktikan Foto Nikah Siri dengan Kliennya

Ahwil menuturkan, peran undercover agen ini bisa dari anggota polisi yang tidak dikenal oleh sindikat narkotika, atau informan yang sudah punya hubungan dengan sindikat narkoba.

Untuk diketahui istilah undercover buy ini muncul pada sidang pembacaan dakwaan. Kala itu, Teddy memerintahkan mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara untuk menukar barang bukti sabu hasil sitaan.

Dalam eksepsinya, Teddy mengatakan, komunikasi dengan Dody untuk menjebak Linda alias Anita Cepu. Sedangkan Dody menganggap sebagai perintah untuk menjual sabu.

Kasus ini bermula saat Polres Bukittinggi hendak memusnahkan 40 kilogram sabu. Teddy, yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat diduga memerintahkan Dody untuk menukar sabu sebanyak 5 kilogram dengan tawas.

Penggelapan barang bukti narkoba tersebut akhirnya terbongkar dengan rangkaian pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya. Sebanyak 1,7 kilogram sabu telah diedarkan. Sedangkan 3,3 kilogram sisanya berhasil disita oleh petugas.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Rekomendasi
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Konsumsi Pertalite Meledak...
Konsumsi Pertalite Meledak Imbas Kenaikan Harga BBM Pertamax, Pasokan Aman?
Berita Terkini
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Polri Tetapkan 287 WNA...
Polri Tetapkan 287 WNA Tersangka Kasus Markas Judi Online Jalan Hayam Wuruk Jakarta
Penampakan Razman Nasution...
Penampakan Razman Nasution Pakai Peci dan Sarung saat Dijebloskan ke Lapas Cipinang
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
Jenderal Sigit Bentuk...
Jenderal Sigit Bentuk Polresta Baru Khusus di IKN, Dijabat AKBP Supriyanto
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved