Usai Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Polisi dan TNI Jaga Rumah Warga Tanah Merah
Sabtu, 04 Maret 2023 - 09:59 WIB
loading...
Polisi dan TNI berjaga-jaga di sekitar lokasi kebakaran di Jalan Kampung Tanah Kecamatan Koja, Kota Jakarta Utara. Foto/MPI/Carlos Roy Fajarta
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah petugas aparat gabungan dari Polisi dan TNI tampak sudah berjaga-jaga di sekitar lokasi Jalan Kampung Tanah Merah Bawah, RW 01 dan RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Tampak petugas dari kepolisian memasang garis polisi di ujung akses jalan hunian warga yang terbakar sepanjang hampir kurang lebih satu kilometer.
”Iya tolong yang tidak berkepentingan jangan masuk lalu lalang ya, kecuali yang memang huniannya disini,” ujar salah satu anggota kepolisian kepada seorang ibu-ibu yang hendak melintas di lokasi, Sabtu (4/3/2023).
Baca juga: Ketua RW Tanah Merah: 19 Orang Meninggal Akibat Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Petugas RW dan RT juga tampak memasang bangku melintang di batas hunian warga yang terbakar untuk mencegah warga dari luar untuk masuk ke dalam bangunan warga yang terbakar.
”Supaya tidak ada pemulung yang masuk dulu ya pak, soalnya kalau ada kebakaran begini takut ada yang ambil kesempatan di tengah musibah warga,” ucap Joko salah seorang warga.
Tampak petugas dari kepolisian memasang garis polisi di ujung akses jalan hunian warga yang terbakar sepanjang hampir kurang lebih satu kilometer.
”Iya tolong yang tidak berkepentingan jangan masuk lalu lalang ya, kecuali yang memang huniannya disini,” ujar salah satu anggota kepolisian kepada seorang ibu-ibu yang hendak melintas di lokasi, Sabtu (4/3/2023).
Baca juga: Ketua RW Tanah Merah: 19 Orang Meninggal Akibat Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Petugas RW dan RT juga tampak memasang bangku melintang di batas hunian warga yang terbakar untuk mencegah warga dari luar untuk masuk ke dalam bangunan warga yang terbakar.
”Supaya tidak ada pemulung yang masuk dulu ya pak, soalnya kalau ada kebakaran begini takut ada yang ambil kesempatan di tengah musibah warga,” ucap Joko salah seorang warga.
Lihat Juga :