Penampakan Rumah Kontrakan Alamat Pemilik Awal Jeep Rubicon Mario Dandy
Kamis, 02 Maret 2023 - 18:10 WIB
loading...
Ketua RT setempat Kamso Badrudin (49) menunjukkan rumah kontrakan yang pernah ditempat AS, sosok yang namanya disebut-sebut sebagai pemilik awal Jeep Rubicon yang kini dipakai Mario Dandy. Foto: MPI/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Penampakan kondisi rumah yang disebut pemilik awal mobil mewah Jeep Rubicon yang kerap dipamerkan Mario Dandy Satriyo (20), anak pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo, terlacak di gang kecil kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
MNC Portal berhasail mendapat alamat pemilik yang dimaksud, yakni sebuah rumah kontrakan di Jalan Kapten Tendean, Gang Jati, RT 01/RW 01, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Baca juga: Enggan Uang Ganti Rugi, Keluarga Korban Penganiayaan Mario Dandy Hanya Ingin Proses Hukum Berjalan Adil
Ketua RT setempat Kamso Badrudin (49) menunjukkan rumah kontrakan yang pernah ditempat AS, sosok yang namanya disebut-sebut sebagai pemilik awal Jeep Rubicon yang kini dipakai Mario Dandy.
Kamso membenarkan AS dulu pernah mengontrak di rumah itu sendirian. Sedangkan istrinya tinggal di kampung halamannya. AS pindah kontrakan sejak tahun 2008. "Dia (AS) orang Pekalongan. Dia sudah pindah. Sejak tahun 2007 atau 2008 sudah enggak di sini," ujar Kamso, Kamis (2/3/2023).
Baca juga: Ketua RT: Pemilik Jeep Rubicon Mario Dandy Masih Terima BLT dan Bansos
Saat AS mengontrak di lingkungan itu, Kamso belum menjadi Ketua RT. Tetapi Kamso tahu betul keberadaan AS di sana. Saat AS mengontrak di rumah itu, dulu harga sewanya masih di kisaran Rp400 ribuan. Berbeda dengan saat ini yang harga sewa kontrakannya sudah Rp1,5 juta.
Jeep Rubicon yang kerap dipamerkan dan ditunggangi Mario Dandy Satriyo (20). Foto/Instagram Mario Dandy
Sepengetahuan Kamso, AS hanya orang biasa. "Terakhir saya dapat info dia kerja di Inafis di Mabes. Pengakuan dia sendiri sewaktu saya tanya, sekarang kerja di mana? Dia bilang Inafis, Pak RT, itu saja terakhir. Bukan anggota Polri juga, mungkin dia bagian bantu-bantu apa gitu lah," tuturnya.
Diketahui, KPK sebelumnya melacak identitas pemilik Rubicon tersebut lewat STNK dan BPKB. Dari hasil penelusuran KPK, Rubicon itu masih atas nama pihak lain yang tinggal di gang daerah Mampang Prapatan.
Baca juga: Rampung Diklarifikasi Hartanya oleh KPK, Rafael Alun: Tolong Kasihani, Saya Sudah Lelah
KPK kemudian mengklarifikasi kepemilikan Rubicon tersebut ke Rafael Alun pada Rabu, 1 Maret 2024. Dari pengakuan Rafael, mobil itu memang telah dibelinya dari seseorang yang tinggal di Mampang. Rubicon tersebut kemudian dijual kembali ke kakak Rafael Alun.
Kamso mengaku pihak Kemenkeu hingga KPK sudah mendatangi alamat yang dimaksud bertanya-tanya kepadanya. Mereka menanyakan tentang sosok AS.
"Makanya saya baru dengar kalau dia pemilik daripada mobil Rubicon tersebut. Kalau secara kasat mata kita lihat, logikanya dan saya tahu persis, kayaknya enggak mungkin banget," pungkasnya.
MNC Portal berhasail mendapat alamat pemilik yang dimaksud, yakni sebuah rumah kontrakan di Jalan Kapten Tendean, Gang Jati, RT 01/RW 01, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Baca juga: Enggan Uang Ganti Rugi, Keluarga Korban Penganiayaan Mario Dandy Hanya Ingin Proses Hukum Berjalan Adil
Ketua RT setempat Kamso Badrudin (49) menunjukkan rumah kontrakan yang pernah ditempat AS, sosok yang namanya disebut-sebut sebagai pemilik awal Jeep Rubicon yang kini dipakai Mario Dandy.
Kamso membenarkan AS dulu pernah mengontrak di rumah itu sendirian. Sedangkan istrinya tinggal di kampung halamannya. AS pindah kontrakan sejak tahun 2008. "Dia (AS) orang Pekalongan. Dia sudah pindah. Sejak tahun 2007 atau 2008 sudah enggak di sini," ujar Kamso, Kamis (2/3/2023).
Baca juga: Ketua RT: Pemilik Jeep Rubicon Mario Dandy Masih Terima BLT dan Bansos
Saat AS mengontrak di lingkungan itu, Kamso belum menjadi Ketua RT. Tetapi Kamso tahu betul keberadaan AS di sana. Saat AS mengontrak di rumah itu, dulu harga sewanya masih di kisaran Rp400 ribuan. Berbeda dengan saat ini yang harga sewa kontrakannya sudah Rp1,5 juta.
Sepengetahuan Kamso, AS hanya orang biasa. "Terakhir saya dapat info dia kerja di Inafis di Mabes. Pengakuan dia sendiri sewaktu saya tanya, sekarang kerja di mana? Dia bilang Inafis, Pak RT, itu saja terakhir. Bukan anggota Polri juga, mungkin dia bagian bantu-bantu apa gitu lah," tuturnya.
Diketahui, KPK sebelumnya melacak identitas pemilik Rubicon tersebut lewat STNK dan BPKB. Dari hasil penelusuran KPK, Rubicon itu masih atas nama pihak lain yang tinggal di gang daerah Mampang Prapatan.
Baca juga: Rampung Diklarifikasi Hartanya oleh KPK, Rafael Alun: Tolong Kasihani, Saya Sudah Lelah
KPK kemudian mengklarifikasi kepemilikan Rubicon tersebut ke Rafael Alun pada Rabu, 1 Maret 2024. Dari pengakuan Rafael, mobil itu memang telah dibelinya dari seseorang yang tinggal di Mampang. Rubicon tersebut kemudian dijual kembali ke kakak Rafael Alun.
Kamso mengaku pihak Kemenkeu hingga KPK sudah mendatangi alamat yang dimaksud bertanya-tanya kepadanya. Mereka menanyakan tentang sosok AS.
"Makanya saya baru dengar kalau dia pemilik daripada mobil Rubicon tersebut. Kalau secara kasat mata kita lihat, logikanya dan saya tahu persis, kayaknya enggak mungkin banget," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :