Warga Negara Brasil Bawa 2 Liter Kokain Masuk Bandara Soetta, Begini Modusnya
Selasa, 28 Februari 2023 - 18:10 WIB
loading...
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menemukan 2 liter kokain cair dalam barang bawaan penumpang asal Brasil. Foto/MPI/Isty Maulidya
A
A
A
TANGERANG - Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menemukan 2 liter kokain cair dalam barang bawaan penumpang asal Brasil pada Minggu, 1 Januari 2023 lalu. Kokain cair itu dikemas dalam 6 botol perlengkapan mandi terlihat seperti sabun dan sampo cair.
Kepala KPU Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo menerangkan bahwa modus yang digunakan pelaku ini termasuk sulit terdeteksi. Sebab, kokain tersebut dicampur dengan gliserol sehingga tidak terdeteksi pada uji coba pertama.
”Seluruh cairan yang ada di botol tersebut secara fisik saja berbeda dengan cairan sabun mandi pada umumnya. Tapi saat dilakukan uji coba pertama, hasilnya negatif narkoba dan diketahui bahwa cairan tersebut adalah gliserol,” ujar Gatot, Selasa (28/2/2023).
Baca juga: Kokain Senilai Rp1,2 Triliun Mengapung di Selat Sunda
Kemudian petugas memutuskan melakukan uji coba kedua denga membakar cairan tersebut. Hasilnya cairan tersebut terpisah menjadi dua lapisan bening dan lapisan putih. Lapisan bening positif mengandung narkotika jenis kokain, dan lapisan putih merupakan gliserol.
”Modus ini agak menarik karena sulit untuk dideteksi. Kokain ini disembunyikan dalam zat lain, sehingga pada percobaan pertama tidak terbaca ada narkotika,” lanjut Gatot.
Kepala KPU Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo menerangkan bahwa modus yang digunakan pelaku ini termasuk sulit terdeteksi. Sebab, kokain tersebut dicampur dengan gliserol sehingga tidak terdeteksi pada uji coba pertama.
”Seluruh cairan yang ada di botol tersebut secara fisik saja berbeda dengan cairan sabun mandi pada umumnya. Tapi saat dilakukan uji coba pertama, hasilnya negatif narkoba dan diketahui bahwa cairan tersebut adalah gliserol,” ujar Gatot, Selasa (28/2/2023).
Baca juga: Kokain Senilai Rp1,2 Triliun Mengapung di Selat Sunda
Kemudian petugas memutuskan melakukan uji coba kedua denga membakar cairan tersebut. Hasilnya cairan tersebut terpisah menjadi dua lapisan bening dan lapisan putih. Lapisan bening positif mengandung narkotika jenis kokain, dan lapisan putih merupakan gliserol.
”Modus ini agak menarik karena sulit untuk dideteksi. Kokain ini disembunyikan dalam zat lain, sehingga pada percobaan pertama tidak terbaca ada narkotika,” lanjut Gatot.
Lihat Juga :