alexametrics

Menikmati Keelokan Candi Kalasan

loading...
Menikmati Keelokan Candi Kalasan
Candi Kalasan. (Ridho Hidayat/KORAN SINDO)
A+ A-
YOGYAKARTA - Banyaknya candi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperkaya pilihan masyarakat yang berminat dalam wisata heritage ini. Satu yang dapat menjadi pilihan adalah Candi Kalasan di Jalan Jogja-Solo Kilometer 13, Kecamatan Kalasan, Sleman.

Situs cagar budaya ini menyajikan sebuah candi induk yang kaya relief. Dengan dilapisi braja lepa, kilauan keemasannya pun menambah keanggunan candi ini.

"Eksotis, baru sempat sekali berkunjung. Baru tahu juga kalau ada lapisan yang menyebabkan warnanya menjadi keemasan," kata salah satu pengunjungnya, Ulum (35), warga Banguntapan, Bantul.



Tempat seperti ini pun bisa menjadi salah satu fasilitas pembelajaran mengenai cagar budaya kepada generasi selanjutnya. Apalagi, menurutnya, sudah ada data detail mengenai sejarah candi ini.

"Tempatnya di pinggir jalan raya, tapi memang sedikit tertutup pandangannya dengan permukiman," tuturnya.

Keeksotisan Candi Kalasan juga diakui oleh seorang arkeolog, Djoko Dwiyanto. Bahkan, pria yang juga sebagai Ketua Dewan Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut mengatakan, situs ini merupakan salah satu candi yang bisa menandingi keelokan Candi Sewu.

Candi tersebut memang bersinar, di badannya yang menempel prasasti-prasasti, diolesi oleh suatu bahan bernama braja lepa. Selain itu, ada keunikan lainnya.

"Braja lepa ini memang hanya ada di dua candi, yaitu Kalasan dan Sari," ujarnya.

Salah satu prasasti yang ada di situs tersebut memang tertuliskan Kalasan. Nama itulah yang diadopsi oleh pemerintah zaman modern.

"Satu-satunya candi yang ada kesamaan namanya (antara tulisan di prasasti dengan nama daerahnya)," ucapnya.

Dalam waktu dekat, situs tersebut akan segara dipugar oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta.

"Saat ini masih tetap kami buka untuk wisatawan," kata Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Yogyakarta Wahyu Astuti.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak