Terlambat Apel, Dandim 0502 Jakarta Utara Push Up Depan Prajurit
Jum'at, 17 Februari 2023 - 12:30 WIB
loading...
Dandim 0502 JU Kolonel Frega Wenas melakukan push up di hadapan para prajuritnya lantaran terlambat apel. Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Ada hal tidak biasa terjadi saat pasukan Komando Distrik Militer (Kodim) 0502 Jakarta Utara menggelar apel pada Jumat (17/2/2023) pagi. Selepas upacara, Komandan Kodim 0502 JU Kolonel Frega Wenas melakukan push up di hadapan para prajuritnya.
Rupanya aksi 'Push Up" tersebut dilakukan, lantaran sang komandan telat beberapa menit saat apel di markasnya. Menurut Frega tindakan yang dilakukannya tersebut merupakan bentuk komitmen seorang prajurit dan contoh seorang pemimpin.
Baca juga: Profil Kolonel Frega Wenas, Dandim Jakarta Utara yang Sukses Meraih Gelar S3 di Inggris
”Prajurit identik dengan disiplin, saya pimpinan komandan harus menegakkan disiplin. Tadi pagi ada kecelakaan biasanya waktunya cepat akhirnya molor sampai 30 menit, saya konsekuentadi telat dan saya melakukan push up,” kata Frega, Jumat (17/2/2023).
Sebagai seorang pemimpin, menurut Frega sepatutnya dirinya harus menjadi contoh tak hanya memberikan perintah namun ia juga harus mau mengakui saat berbuat salah dihadapan para prajuritnya.
Baca juga: Profil Kolonel I Made Maha Yudhiksa, Dandim Jakarta Barat yang Terlibat Penanganan Gempa dan Tsunami Palu
Selain itu, bagi Frega kedisiplinan menjadi nafas bagi seorang prajurit. Hukuman push up bukan dimaksudkan untuk menyiksa, melainkan sebagai peringatan dan membina fisik.
”Saya menumbuhkan budaya bahwa kalau ada kekurangan kita harus mengakui. Saya menumbuhkan budaya bahwa kalau ada kekurangan kita harus mengakui terlepas jabatan saya sebagai komandan Kodim atau pimpinan,” pungkasnya.
Rupanya aksi 'Push Up" tersebut dilakukan, lantaran sang komandan telat beberapa menit saat apel di markasnya. Menurut Frega tindakan yang dilakukannya tersebut merupakan bentuk komitmen seorang prajurit dan contoh seorang pemimpin.
Baca juga: Profil Kolonel Frega Wenas, Dandim Jakarta Utara yang Sukses Meraih Gelar S3 di Inggris
”Prajurit identik dengan disiplin, saya pimpinan komandan harus menegakkan disiplin. Tadi pagi ada kecelakaan biasanya waktunya cepat akhirnya molor sampai 30 menit, saya konsekuentadi telat dan saya melakukan push up,” kata Frega, Jumat (17/2/2023).
Sebagai seorang pemimpin, menurut Frega sepatutnya dirinya harus menjadi contoh tak hanya memberikan perintah namun ia juga harus mau mengakui saat berbuat salah dihadapan para prajuritnya.
Baca juga: Profil Kolonel I Made Maha Yudhiksa, Dandim Jakarta Barat yang Terlibat Penanganan Gempa dan Tsunami Palu
Selain itu, bagi Frega kedisiplinan menjadi nafas bagi seorang prajurit. Hukuman push up bukan dimaksudkan untuk menyiksa, melainkan sebagai peringatan dan membina fisik.
”Saya menumbuhkan budaya bahwa kalau ada kekurangan kita harus mengakui. Saya menumbuhkan budaya bahwa kalau ada kekurangan kita harus mengakui terlepas jabatan saya sebagai komandan Kodim atau pimpinan,” pungkasnya.
(ams)
Lihat Juga :