Polisi Pastikan Pengemudi Fortuner Arogan Tidak Terpengaruh Narkoba
Selasa, 14 Februari 2023 - 06:13 WIB
loading...
Mobil Fortuner yang dikendarai GR tampak menabrak Brio di Jalan Senopati, Jakarta Selatan. Foto: Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menegaskan, pengemudi Fortuner berinisial GR (24), tidak dalam kondisi mabuk saat melakukan perusakan terhadap mobil Brio di Senopati, Kebayoran Baru. Saat ini, GR telah ditetapakn sebagai tersangka dan ditahan polisi.
"Tidak (dalam kondisi terpengaruh narkotika), tersangka melakukan (perusakan Brio) dalam keadaan sehat dan dalam keadaan sadar," kata Ade kepada wartawan, Senin 13 Februari 2023. Baca juga: Polisi: Korban Perusakan Pengendara Fortuner di Senopati Sudah Dimintai Keterangan
Menurutnya, pelaku yang baru lulus sarjana strata satu itu belum dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Adapun pelaku melakukan perbuatan perusakan pada mobil korban lantaran dia kesal dan emosi setelah berselisih dengan korban di jalanan.
Hingga kini, tambahnya, polisi masih mendalami lebih lanjut dari mana pelaku mendapatkan senjata yang dipakainya untuk melakukan perusakan itu, khususnya pedang anggar. Polisi juga masih mendalami tentang informasi yang sempat beredar di media sosial kalau pelaku merupakan anti Ukraina.
"Tidak (dalam kondisi terpengaruh narkotika), tersangka melakukan (perusakan Brio) dalam keadaan sehat dan dalam keadaan sadar," kata Ade kepada wartawan, Senin 13 Februari 2023. Baca juga: Polisi: Korban Perusakan Pengendara Fortuner di Senopati Sudah Dimintai Keterangan
Menurutnya, pelaku yang baru lulus sarjana strata satu itu belum dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Adapun pelaku melakukan perbuatan perusakan pada mobil korban lantaran dia kesal dan emosi setelah berselisih dengan korban di jalanan.
Hingga kini, tambahnya, polisi masih mendalami lebih lanjut dari mana pelaku mendapatkan senjata yang dipakainya untuk melakukan perusakan itu, khususnya pedang anggar. Polisi juga masih mendalami tentang informasi yang sempat beredar di media sosial kalau pelaku merupakan anti Ukraina.
Lihat Juga :