Dari 305 Anak, Polda Baru Identifikasi 19 Anak Korban Eksploitasi WNA Prancis

Rabu, 15 Juli 2020 - 13:11 WIB
loading...
Dari 305 Anak, Polda...
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.Foto/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan dari 305 anak korban pencabulan Francois Abello Camille alias Franss (65) baru sebanyak 19 anak yang berhasil diidentifikasi.Sedangkan sisanya sebanyak 286 anak belum dapat teridentifikasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik kesulitan mengidentifikasi korban-korban persetubuhan itu karena masih di bawah umur dan belum memiliki e-KTP. Alat pendeteksi identitas milik polisi disebutnya belum bisa mengidentifikasi korban-korban yang belum memiliki e-KTP.

Ditambah lagi jumlah korban yang mencapai ratusan orang memerlukan waktu cukup lama untuk diidentifikasi oleh polisi. "Memang sulit kita akui. Kalau korban sudah punya e-KTP, difoto diam-diam, dimainkan di alat kita nanti keluar namanya, alamatnya di mana. Kalau ini korbannya anak kecil, difoto pun enggak keluar datanya karena elektronik di e-KTP belum terdaftar," kata Yusri kepada wartawan Rabu (15/7/2020).

Yusri menuturkan, meskipun WNA Prancis itu sudah meninggal karena mencoba bunuh diri, polisi masih melakukan pengembangan, khususnya dalam hal mengidentifikasi anak-anak yang menjadi korban tersebut, sejauh ini sudah ada dua lagi yang teridentifikasi, yang mana sebelumnya ada 17 anak teridentifikasi.

Seperti diketahui, jajaran Polda Metro Jaya kembali mengungkap kasus persetubuhan anak dibawah umur dengan tersangka yang berasal dari luar negeri. Kali ini, korban anak di bawah umur mencapai 305 orang yang disetubuhi oleh tersangka. (Baca: WNA Prancis Tersangka Eksploitasi 305 Anak Bunuh Diri di Sel)

Belum lama mendekam di Rutan Polda Metro Jaya, tersangka mencoba melakukan aksi bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan sebuah kabel. Polisi berhasil menggagalkan aksi bunuh diri itu dan membawa tersangka ke RS Polri Kramat Jati. Tak lama dilakukan perawatan, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Diagnosa rumah sakit menyebutkan korban meninggal karena ada luka dibagian dalam dari lehernya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Rekomendasi
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Laser Baru Israel Siap...
Laser Baru Israel Siap Menghentikan Hujan Roket dari Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved