Buntut Gang Besan Ditutup Beton, Warga Susah Payah Mutar hingga 2 Km
Selasa, 07 Februari 2023 - 13:07 WIB
loading...
Akses jalan Gang Besan di Kampung Cicentang, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), ditutup tembok beton. Foto: MPI/Hambali
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Akses jalan Gang Besan di Kampung Cicentang, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan ( Tangsel ), ditutup tembok beton . Warga yang tinggal di sana, terpaksa harus memutar jauh karena tak lagi bisa melalui jalan itu.
Gang Besan sendiri memiliki lebar sekitar dua meter dengan panjang sekira satu kilometer. Bagian mulut gang berada persis di samping SPBU Rawa Buntu. Terdapat ratusan Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di sekitaran jalan Gang Besan. Baca juga: Pilu Warga Cicentang Serpong, Akses Jalan Ditutup Tembok Beton
Salah seorang warga, Masni (67), menuturkan, dirinya harus berjalan kaki memutar jauh melalui akses jalan lain setelah Gang Besan ditutup. Kesehariannya berjualan kopi di pinggir Jalan Raya Rawa Buntu.
"Saya harus muter, ada mungkin hampir dua kilo-an. Kalau sebelum ditutup, tinggal jalan ke depan doang 100 meter sampai tempat jualan. Kaki saya kan enggak kuat, kalau jalan jauh sedikit langsung pada sakit," katanya di lokasi, Selasa (7/2/2023).
Warga lainnya, Fahri Mahfudin (37), bercerita jika seluruh warga di sekitaran Gang Besan terdampak atas penutupan akses jalan itu. Padahal, menurutnya, jalan Gang Besan sudah ada sejak puluhan tahun lalu.
Gang Besan sendiri memiliki lebar sekitar dua meter dengan panjang sekira satu kilometer. Bagian mulut gang berada persis di samping SPBU Rawa Buntu. Terdapat ratusan Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di sekitaran jalan Gang Besan. Baca juga: Pilu Warga Cicentang Serpong, Akses Jalan Ditutup Tembok Beton
Salah seorang warga, Masni (67), menuturkan, dirinya harus berjalan kaki memutar jauh melalui akses jalan lain setelah Gang Besan ditutup. Kesehariannya berjualan kopi di pinggir Jalan Raya Rawa Buntu.
"Saya harus muter, ada mungkin hampir dua kilo-an. Kalau sebelum ditutup, tinggal jalan ke depan doang 100 meter sampai tempat jualan. Kaki saya kan enggak kuat, kalau jalan jauh sedikit langsung pada sakit," katanya di lokasi, Selasa (7/2/2023).
Warga lainnya, Fahri Mahfudin (37), bercerita jika seluruh warga di sekitaran Gang Besan terdampak atas penutupan akses jalan itu. Padahal, menurutnya, jalan Gang Besan sudah ada sejak puluhan tahun lalu.
Lihat Juga :