alexametrics

Gasak Rp106 Juta Depan Kantor Samsat, Perampok Bacok Korban

loading...
Gasak Rp106 Juta Depan Kantor Samsat, Perampok Bacok Korban
Empat kawanan perampok berhasil menggasak uang Rp106 juta untuk pengurusan kendaran baru di depan Samsat Sidoarjo Jalan Cemengkalang, Sidoarjo.(Ilustrasi/Sindonews)
A+ A-
SIDOARJO - Empat kawanan perampok berhasil menggasak uang Rp106 juta untuk pengurusan kendaran baru di depan Samsat Sidoarjo Jalan Cemengkalang, Sidoarjo, Jumat (19/6/2015) siang. Dalam melakukan aksinya kawanan perampok tersebut membacok lengan Rizal Ghozali pegawai dari jasa layanan pengurusan kendaraan baru.

Karena sebelumnya korban sempat mempertahankan tas yang berisi uang tersebut. Sehingga terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku.

Namun korban menyerah setelah lengannya ditebas senjata tajam. "Tadi ada empat orang yang mengejar korban," ujar Guntur, salah satu pekerja Samsat.



Empat pelaku langsung kabur ke arah kota setelah berhasil merampas tas korban.
Korban Rizal Ghozali, merupakan warga Manyar Sabrangan, Surabaya.

Saat kejadian, suasana di lokasi sepi. Bahkan pos Samsat juga dalam kondisi kosong, karena siang itu banyak yang salat Jumat.

Kasatreskrim Polres Sidoarjo AKP Ayup Diponegoro yang datang ke lokasi enggan diwawancarai. Bahkan, dia mengalihkan wartawan agar meminta keterangan dari Kapolsek Sidoarjo Kota.

Sedangkan Kapolsek Kota Sidoarjo Kompol Naufil Hartono menjelaskan berdasarkan keterangan korban, dia akan membayar pajak kendaraan bermotor dengan membawa uang sebanyak ratusan juta. "Diduga korban sudah dibuntuti oleh pelaku sejak keluar dari Bank Jatim," ujar Naufil.

Pelaku mengendarai dua sepeda motor berjumlah empat orang. Korban sempat dibacok di lengan tangan sebelah kanan. Korban mengalami luka bacok dan dirawat di rumah sakit terdekat.

Naufil Hartono menambahkan, untuk sementara korban masih dimintai keterangan di Mapolsek.

Polisi masih mengusut kasus perampokan itu, diharapkan bisa segera terungkap pelaku maupun motifnya.

Agar kasus seperti ini tidak terulang lagi, Naufil mengimbau agar masyarakat yang membawa uang banyak diharapkan minta pengawalan polisi.

"Masyarakat jangan sungkan-sungkan minta pengawalan, semua demi keamanan," tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak