Podcast Aksi Nyata: Mengetahui Perbedaan Sekolah Alam dengan Sekolah Konvensional

Senin, 30 Januari 2023 - 21:09 WIB
loading...
Podcast Aksi Nyata:...
Direktur Sekolah Alam Bambu Item (Sabit) Ugiek Susilawati menjadi narasumber pada Podcast Aksi Nyata Perindo di Bogor, Senin (30/1/2023). Foto: Tangkapan Layar Podcast Aksi Nyata Perindo
A A A
BOGOR - Terdapat perbedaan sekolah alam dengan sekolah konvensional pada umumnya. Direktur Sekolah Alam Bambu Item (Sabit) Ugiek Susilawati menyebutkan ada 4 perbedaan.

Pertama, perbedaan itu terletak di tujuan dari dua jenis sekolah tersebut. Sekolah konvensional hanya menyasar hasil akademik.

"Rapor bagus dan ijazah bagus selesai, itu hanya salah satu dari tujuan kita. Kalau kita fokusnya adalah pembentukan karakter leadership karena ke depan kita butuh leader-leader Indonesia yang kuat, adil, bertanggung jawab kepada alam maupun Tuhannya, kepada rakyatnya apalagi," ujar Ugiek pada Podcast Aksi Nyata Perindo bertajuk Sekolah Alam, Kebebasan Beraktivitas, Bermain Belajar Tanpa Batas di Bogor, Senin (30/1/2023).
Baca juga: Podcast Aksi Nyata: Sekolah Alam Bambu Item Ajarkan Karakter Leadership sejak Dini

Kedua, terkait aktivitas yang ada. Menurutnya, di sekolah alam khususnya di Sabit tidak monoton perihal membaca, menghitung, menulis, dan menghafal belaka. Di sini, kegiatannya lebih bervariatif dengan memanfaatkan alam sekitar.

"Sebanyak mungkin kita ajak anak untuk beraktivitas. Dari sana mereka akan menemukan bakat dan minatnya," katanya.

"Ketiga, kita menggunakan metode alam sekitar ini sebagai media belajar. Kelas kita seluas alam semesta," sambungnya.

Terakhir, terkait bahasa yang digunakan. Menurut Ugiek, di Sabit menggunakan bahasa bunda/bahasa cinta.

"Saat bicara dengan anak jangan sampai terjadi blocking komunikasi, misalnya kita terlalu mendikte, harus begini-begini," ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Rekomendasi
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Berita Terkini
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved