alexa snippet

Festival Internasional Erau Bakal Kembali Digelar

Festival Internasional Erau Bakal Kembali Digelar
Festival Festival Erau akan kembali digelar mulai 7-14 Juni 2015. Beseprah atau makan bersama menjadi salah satu tradisi adat Kutai yang bisa disaksikan di setiap gelaran Festival Erau. (Awaluddin Jalil/Sindonews).
A+ A-
SAMARINDA - Festival rutin yang digelar setiap tahun di Kutai Kartanegara kembali digelar. Festival yang terkenal dengan sebutan Festival Erau itu akan digelar mulai 7 hingga 14 Juni 2015.

Seperti tahun sebelumnya, Festival Erau tahun ini kembali bertajuk Erau International Folklore and Art Festival (EIFAF) 2015. Selain mementaskan Erau Adat Kutai, festival ini juga menggelar International Folklore and Art Festival.

“Sejumlah negara sudah menyatakan kesediaan untuk hadir dalam gelaran International Folklore and Art Festival. Ada 14 negara termasuk tuan rumah mengkonfirmasi kehadirannya di acara ini,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara Sri Wahyuni, Rabu (3/6/2015).

Jumlah negara yang hadir tahun ini lebih banyak dari EIFAF 2014 lalu yang dihadiri 11 negara. Peningkatan jumlah delegasi International Folklore and Art Festival semakin membuktikan jika keberadaan Festival Erau mulai mendapat perhatian dunia internasional.

“Kami ingin membuat Festival Erau tak hanya bisa dirasakan oleh warga Kutai Kartanegara dan sekitarnya, tapi kami juga ingin mendunia,” katanya.

Dalam agenda yang disusun dalam EIFAF 2015 kali ini, pembukaan Erau Adat Kutai akan dilaksanakan pada Minggu, 7 Juni 2015, pagi. Masih di hari yang sama sekira pukul 10.00 WITA, juga akan dibuka International Folklore and Art Festival.

Negara-negara yang bakal hadir dalam Erau tahun ini antara lain Amerika Serikat, Afrika Selatan, hongaria, Italia, jerman, Korea Selatan, Polandia, Malaysia, Turki, Venezuela, Slovenia, Estonia, Mesir, Rusia, dan Latvia.

Ada dua negara yang sebelumnya mendaftar namun belakangan mengundurkan diri yakni Filipina dan Bulgaria.

“Jadi mereka akan menyajikan sajian budaya mereka seperti tari dan pakaian adat masing-masing negara. Pengunjung bisa menyaksikan festival ini sambil tetap bisa menyaksikan gelaran budaya adat Kutai,” timpal Sri.

Dia mengingatkan, kegiatan ini terbuka untuk pengunjung dari mana pun. Festival ini juga dihiasi dengan sejumlah pameran di beberapa sudut Kota Tenggarong.

Gelaran EIFAF 2015 memang dipusatkan di Tenggarong, Ibukota Kabupaten Kutai Kartanegara.

Puncak acara Erau Adat Kutai adalah Belimbur. Belimbur bisa diartikan sebagai saling siram dengan menggunakan Air Sungai Mahakam.

Seluruh warga, termasuk pengunjung dibolehkan saling siram. Belimbur digelar pada hari terakhir Perayaan Erau.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top