Percepat Penurunan Stunting, Kalbe Perkuat Gizi Puluhan Ibu Hamil di Tangerang

Jum'at, 27 Januari 2023 - 14:55 WIB
loading...
Percepat Penurunan Stunting,...
Direktur Kalbe Nutritionals Andy Chendra (tengah) berbincang dengan Rektor Universitas YARSI Prof Fasli Jalal di Puskesmas Kresek, Kabupaten Tangerang. Foto: SINDONEWS/Dok
A A A
TANGERANG - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) menegaskan komitmennya mendukung program percepatan penurunan stunting di Indonesia. Untuk itu, Kalbe melalui anak usahanya PT Sanghiang Perkasa (Kalbe Nutritionals) bekerja sama dengan Universitas YARSI membagikan susu kepada puluhan ibu hamil di Puskesmas Kresek, Kabupaten Tangerang.

“Kalbe merupakan perusahaan bidang kesehatan, maka untuk percepatan penurunan stunting sesuai tujuan dari Kalbe sendiri kami ingin menciptakan juga solusi nutrisi untuk kehidupan yang lebih baik untuk kita semua,” ujar Direktur Kalbe Nutritionals Andy Chendra dalam keterangannya, Jumat (27/1/2023).

Pada program ini, Kalbe bersama Universitas YARSI dan Puskesmas Kresek memberikan makanan tambahan berupa susu Prenagen kepada 52 ibu hamil hingga edukasi kesehatan tentang penurunan stunting.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas semua dukungan yang telah terjalin sampai saat ini, sehingga program ini bisa berjalan dengan baik," tandasnya.

Baca juga: Jokowi Tekankan Pentingnya Kesiapan Lahir Batin Sebelum Nikah untuk Cegah Stunting

Menurut dia, program yang berjalan sejak September 2022 ini merupakan bentuk sinergi peran multipihak, mulai dari dunia industri kesehatan, yakni Kalbe, akademisi dalam hal ini Universitas YARSI, serta pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan Puskesmas Kresek, termasuk para peserta program. Dalam kegiatan ini Kalbe menyediakan nutrisi sebelum kehamilan, ibu menyusui, tumbuh kembang anak, dewasa, hingga usia senior.

"Kita perhatikan kebutuhan nutrisinya. Ini saling terkait selama anak tumbuh. Kita harapkan program ini terus berlanjut, sehingga kita bisa mendukung program pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting dan mempersiapkan anak-anak menjadi generasi platinum yang kuat, untuk Indonesia yang lebih baik,” kata Andy.

Rektor Universitas YARSI Prof Fasli Jalal menyambut baik kerja sama dengan Kalbe dalam pemberian bantuan berupa susu ini. Hal ini diharapkan dapat membantu ibu-ibu hamil melahirkan anak dengan kondisi kesehatan prima, terbebas dari stunting dan berat badan lahir rendah, sehingga mereka siap menjadi anak yang sehat, cerdas, dan ceria.

"InsyaAllah akan membantu menambah berat badan, cegah anemia, membantu memperlancar proses melahirkan, hingga membantu memperlancar ASI," katanya.

Head of Kalbe Nutritionals Research Center PT Kalbe Farma Tbk, dr Iwan Surjadi Handoko, menambahkan, penurunan angka stunting dipengaruhi oleh nutrisi ibu hamil, kebersihan, pola makan yang baik, serta penambahan asupan nutrisi. Sebab, kehamilan tidak hanya fokus pada sang ibu tetapi juga memperhatikan kondisi anak di dalam kandungan.

“ASI itu makanan paling sempurna untuk anak. Untuk menghasilkan ASI yang berkualitas, tentu ibu butuh makanan bergizi, dengan lauk pauk bervariasi, dan termasuk asupan makanan tambahan. Maka Kalbe akan memberikan Prenagen Lactamom. Mudah-mudahan dengan pemenuhan asupan nutrisi, akan mendukung ASI eksklusif, sehingga bayi yang mendapatkan ASI tersebut tumbuh kembangnya baik,” jelas dr Iwan.

Ibu hamil yang menjadi peserta pun menyambut baik program ini dan sangat antusias. Sebab, dapat menambah pengalaman dan pengetahuan, serta membantu menjaga kesehatan mereka. Termasuk terkait kandungan nutrisi susu yang baik untuk ibu hamil.

Baca juga: Menkes: Protein Hewani Penting untuk Mencegah Stunting pada Anak

Salah satu peserta, Satiyah, mengaku selama program ini semakin teredukasi tentang kesehatan selama kehamilannya. Satiyah melakukan pemeriksaan lanjutan seperti USG dan cek darah di Posyandu dan Puskesmas Kresek secara rutin setiap satu kali per bulan.

Selain itu, ia rutin minum vitamin dan tablet penambah darah yang direkomendasikan bidan, agar berat badan bayi normal saat lahir.

“Kami sangat terbantu dengan program ini, karena sejalan juga dengan kegiatan kami untuk menurunkan angka stunting. Tahun kemarin sebanyak 107 balita stunting. Maka harapannya, ibu hamil yang ikut program ini bisa turun angka stuntingnya,” pungkas perwakilan Puskesmas Kresek Sri Rohayani.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
BGN Wajibkan Dapur MBG...
BGN Wajibkan Dapur MBG Prioritaskan Ibu Hamil dan Balita, Ahli Gizi: Fokus Tekan Stunting
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
Rekomendasi
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved