Sosok Solihin, Pelaku Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Ternyata Penjual Cincau Sejak 2017

Selasa, 24 Januari 2023 - 12:00 WIB
loading...
Sosok Solihin, Pelaku...
Tersangka pembunuhan berantai Solihin alias Duloh kerap berdagang di depan SDN Ciketing Udik III, Bantargebang, Kota Bekasi sejak tahun 2017. Foto/MPI/Jonathan Nalom
A A A
BEKASI - Tersangka pembunuhan berantai Cianjur-Bekasi atas nama Solihin alias Duloh ternyata sudah berada di Kota Bekasi sejak 2017. Dalam kesehariannya, Solihin berdagang es cincau di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi.

Solihin membuka lapak dagangannya persis di depan gerbang SDN Ciketing Udik III, Bantargebang, Kota Bekasi. Hal itu diungkapkan pedagang cakwe bernama Narto (33) yang juga kerap membuka lapak disana.

“Iya itu dia (Solihin), disini jualannya es cincau ada es serutnya, harganya Rp2.000-Rp5.000,” kata Narto saat dijumpaiwartawan, Selasa (24/1/2023). Baca juga: Kelabui Polisi, Alasan Dede Tersangka Pembunuhan Berantai di Bekasi Minum Racun

Solihin di antara para pedagang lainnya akrab dengan sebutan Abah Solih atau Aki-Aki. Sebutan aki-aki disematkan lantaran perawakannya yang sudah lanjut usia.

“Sudah lama dia berdagang. Saya jualan 2016, waktu itu belum ada dia, kira-kira aki-aki baru jualan itu 2017, jadi lebih dari tiga tahun,” ungkapnya. Baca juga: 3 Tersangka Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Ditahan Terpisah

Bahkan Solihin sudah mengontrak di Kota Bekasi. Solihin disebut tinggal bersama tiga anak lainnya di Bekasi. ”Memang asal Cianjur, makanya disini ngontrak, kalau gak salah di Rawa Tengah, Pangkalan Dua. Bareng sama anaknya,” ungkapnya.

Meski demikian, Narto mengaku tidak pernah diajak atau dijanjikan untuk memperkaya diri. Hal itu merujuk pada pernyataan polisi yang menyatakan bahwa Solihin kerap menjajikan orang lain untuk memperkaya diri.

Sebagai informasi, Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka yaitu Wowon, Solihin dan Muhammad Dede Solehudin atas kasus dugaan pembunuhan berantai di Cianjur dan Bekasi.



Ketiganya terlibat dalam tindak pidana penipuan berkedok supranatural yang menjajikan kekayaan terhadap orang lain. Belakangan orang-orang yang dijanjikan kekayaan justru dibunuh. Ketiganya juga membunuh sejumlah saksi yang dianggap mengetahui aksinya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Rekomendasi
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Berita Terkini
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved