alexametrics

Mobil Dibobol Maling, Kamera Wartawan Seharga Rp40 Juta Raib

loading...
Mobil Dibobol Maling, Kamera Wartawan Seharga Rp40 Juta Raib
Seorang wartawan televisi nasional yang bertugas di Manado menjadi korban pencurian. (Ilustrasi/Sindonews)
A+ A-
MANADO - Seorang wartawan televisi nasional yang bertugas di Manado menjadi korban pencurian. Pasalnya, kamera vidio merek Sonny NX 30 milik perusahaannya bekerja hilang dibawa kabur pelaku.

"Kamera itu milik kantor, dan harganya berkisar Rp40 juta. Pelaku juga saya tidak tahu siapa," kata Immanuel Watania (26), di Polresta Manado, Sulawesi Utara, Jumat 15 Mei 2015.

Korban menjelaskan, kejadian itu berawal saat dirinya mengemudikan mobil, dan mendatangi sebuah perusahaan di Kawasan Megamas untuk melakukan kesepakatan kerja sama. Mobilnya pun diparkir, tepat di depan galeri ATM Megamal.



Sebelum turun dari mobil, dia memindahkan kamera dari atas tempat duduk tengah ke tempat injakan kaki di belakang kursi dekat sopir. Selanjutnya korban menutup semua kaca, turun, lalu mengunci mobil.

Sekira 10 menit, korban bertemu dan melanjutkan perjalanan untuk penugasan liputan. Namun saat sampai di tempat liputan dan akan mengambil gambar liputan. Kamera yang diletakkan di belakang tempat duduk sudah tidak ada.

Korban menduga, kameranya itu diambil pelaku melalui jendela. Sebab, karet kaca pintu kiri depan terlihat menganga.

"Saya yakin, pelaku memakai mistar membobol kaca depan mobil lalu mengambil kamera dan menutupnya lagi. Trik pelaku memang halus. Karena seandainya dia memecahkan kaca, maka pasti akan ketahuan langsung di TKP," terang korban.

Atas kejadian tersebut, korban berharap, polisi dapat segera mencari keberadaan pelaku dan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. "Saya berharap polisi dapat membantu sebelum banyak korban lain yang ditimbulkan," harap korban.

Kasubag Humas Polresta Manado AKP Bartholomeus Dambe mengatakan, laporan korban akan ditindaklanjuti.

"Kami akan bantu, kasus ini segera diselidiki untuk mendapatkan identitas dan keberadaan pelaku," ujarnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak