Pulang Dugem, Ormas di Bekasi Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal
Minggu, 08 Januari 2023 - 16:33 WIB
Pulang dugem dari kafe di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, anggota ormas tewas ditikam Orang Tidak Dikenal (OTK), Minggu (8/1/2023) dini hari. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
BEKASI - Pulang dugem dari kafe di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, anggota ormas tewas ditikam Orang Tidak Dikenal (OTK), Minggu (8/1/2023) dini hari. Korban berinisial RP (48) mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian perut.
Kejadian berawal ketika korban bersama saksi NR dan IJ menghadiri undangan wakil ketua ranting ormas di Cibuntu Cibitung. Kemudian, acara dilanjutkan menikmati hiburan malam dengan berjoget di lantai 3 sebuah kafe.
Baca juga: Terlibat Cekcok, Tukang Parkir Kalideres Tewas Ditikam
"Saat berjoget, saksi bersenggolan dengan orang tidak dikenal. Diduga pelaku seorang pria dengan menggunakan baju kemeja kotak-kotak dan terjadi cekcok hingga perkelahian," ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Minggu (8/1/2023).
Saksi NR ditampar terduga pelaku lalu dilerai IJ. Saat itu, korban masih berada di kafe. Sekitar pukul 01.30 WIB, NR dan istrinya memutuskan pulang karena sudah menjelang pagi.
"Setelah NR dan istrinya berada di jembatan tol ke arah PT Maspion, NR dihadang oleh enam orang dengan 3 sepeda motor yang salah satunya diduga pria yang ada di kafe ketika terjadi keributan," kata Gidion.
Kejadian berawal ketika korban bersama saksi NR dan IJ menghadiri undangan wakil ketua ranting ormas di Cibuntu Cibitung. Kemudian, acara dilanjutkan menikmati hiburan malam dengan berjoget di lantai 3 sebuah kafe.
Baca juga: Terlibat Cekcok, Tukang Parkir Kalideres Tewas Ditikam
"Saat berjoget, saksi bersenggolan dengan orang tidak dikenal. Diduga pelaku seorang pria dengan menggunakan baju kemeja kotak-kotak dan terjadi cekcok hingga perkelahian," ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Minggu (8/1/2023).
Saksi NR ditampar terduga pelaku lalu dilerai IJ. Saat itu, korban masih berada di kafe. Sekitar pukul 01.30 WIB, NR dan istrinya memutuskan pulang karena sudah menjelang pagi.
"Setelah NR dan istrinya berada di jembatan tol ke arah PT Maspion, NR dihadang oleh enam orang dengan 3 sepeda motor yang salah satunya diduga pria yang ada di kafe ketika terjadi keributan," kata Gidion.
Lihat Juga :