Sebelum Dieksploitasi, Frans Imingi 305 Anak di Bawah Umur Jadi Foto Model
Kamis, 09 Juli 2020 - 21:25 WIB
Polisi menampilkan pelaku eksploitasi 305 anak di bawah umur di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7/2020). Foto: Ari Sandita Murti/SINDOnews
Warga negara asing (WNA) asal Prancis berinisial FAC alias Frans (65) mengeksploitasi 305 anak di bawah umur secara ekonomi dan seksual dengan mengimingi korbannya menjadi foto model dan uang.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana mengatakan, Frans mengeksploitasi 305 anak di bawah umur selama tiga periode, yakni di bulan Desember 2019 hingga Februari 2020 dilakukan di hotel O Jakarta Barat. Lalu, bulan Februari-April 2020 di hotel L Jakarta Barat, dan terakhir bulan April-Juni 2020 di hotel PP, Taman Sari, Jakarta Barat.
"Modusnya, tersangka membujuk anak-anak dan menawarkan untuk dijadikan poto model serta diimingi diberikan uang Rp250 ribu hingga Rp1 juta," ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/7/2020). (Baca juga: Eksploitasi 305 Anak di Bawah Umur, WNA Prancis Terancam Hukuman Mati )
Menurutnya, Frans diketahui kerao berjalan-jalan sehingga saat dia melihat ada anak di bawah umur, khususnya saat mereka tengah berkerumun, dia pun mendekatinya dan membujuk rayu mereka. Saat ada anak-anak yang dia anggap mau, anak tersebut lantas diboyong ke sebuah hotel untuk dieksploitasi secara ekonomi dan seksual.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana mengatakan, Frans mengeksploitasi 305 anak di bawah umur selama tiga periode, yakni di bulan Desember 2019 hingga Februari 2020 dilakukan di hotel O Jakarta Barat. Lalu, bulan Februari-April 2020 di hotel L Jakarta Barat, dan terakhir bulan April-Juni 2020 di hotel PP, Taman Sari, Jakarta Barat.
"Modusnya, tersangka membujuk anak-anak dan menawarkan untuk dijadikan poto model serta diimingi diberikan uang Rp250 ribu hingga Rp1 juta," ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/7/2020). (Baca juga: Eksploitasi 305 Anak di Bawah Umur, WNA Prancis Terancam Hukuman Mati )
Menurutnya, Frans diketahui kerao berjalan-jalan sehingga saat dia melihat ada anak di bawah umur, khususnya saat mereka tengah berkerumun, dia pun mendekatinya dan membujuk rayu mereka. Saat ada anak-anak yang dia anggap mau, anak tersebut lantas diboyong ke sebuah hotel untuk dieksploitasi secara ekonomi dan seksual.
Lihat Juga :