Rawat Kebhinekaan, Kemenag Gelar Kemah Moderasi Beragama
Selasa, 30 Agustus 2022 - 08:06 WIB
Kemenag menggelar kemah moderasi beragama untuk merawat kebhinekaan.Foto/ist
SURABAYA - Kementerian Agama ( Kemenag ) menggelar Kemah Moderasi Beragama bagi Penyuluh Agama, mulai Minggu (28/8/2022) hingga Rabu (31/8/2022) di Ubaya Training center (UTC) Trawas Mojokerto.
Kemah diikuti ribuan penggerak moderasi beragama se-Jawa Bali yang terdiri dari penyuluh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan lembaga serta organisasi keagamaan atau kepemudaan.
"Kemah ini akan memberikan penguatan moderasi beragama bagi para penyuluh agama, yang langsung dipraktekkan dalam kemah tersebut," kata Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur (Jatim), Husnul Maram, Senin (29/8/2022).
Baca juga: Kabag Umum Sekretariat DPRD Jombang Tewas Dalam Mobil di Tepi Jalan Raya
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin menambahkan, Kemah Moderasi bertujuan membangun komitmen dan fundamental dalam menjaga dan merawat kebhinekaan. "Moderasi Beragama menjadi komitmen bersama untuk menjaga keberagamaan, menjaga NKRI, Pancasila dan UUD 1945," katanya.
Dia menegaskan, sebagai umat muslim dengan keyakinan muslim dirinya tidak akan terganggu dengan agama lain. Moderasi beragama, kata dia, bukanlah pendangkalan akidah agar sebagian masyarakat tidak salah paham dengan makna Moderasi Beragama.
Kemah diikuti ribuan penggerak moderasi beragama se-Jawa Bali yang terdiri dari penyuluh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan lembaga serta organisasi keagamaan atau kepemudaan.
"Kemah ini akan memberikan penguatan moderasi beragama bagi para penyuluh agama, yang langsung dipraktekkan dalam kemah tersebut," kata Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur (Jatim), Husnul Maram, Senin (29/8/2022).
Baca juga: Kabag Umum Sekretariat DPRD Jombang Tewas Dalam Mobil di Tepi Jalan Raya
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin menambahkan, Kemah Moderasi bertujuan membangun komitmen dan fundamental dalam menjaga dan merawat kebhinekaan. "Moderasi Beragama menjadi komitmen bersama untuk menjaga keberagamaan, menjaga NKRI, Pancasila dan UUD 1945," katanya.
Dia menegaskan, sebagai umat muslim dengan keyakinan muslim dirinya tidak akan terganggu dengan agama lain. Moderasi beragama, kata dia, bukanlah pendangkalan akidah agar sebagian masyarakat tidak salah paham dengan makna Moderasi Beragama.
Lihat Juga :