Cegah Radikalisme, Perempuan Diharapkan Miliki Kecakapan Literasi Digital

Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:10 WIB
Perempuan diharapkan mempunyai kecakapan literasi digital untuk bisa menangkal dan mencegah penyebarluasan faham radikalisme. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Perempuan diharapkan mempunyai kecakapan literasi digital untuk bisa menangkal dan mencegah penyebarluasan paham radikalisme .

Kabid Perempuan dan Anak Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulsel, Prof Farida Patittingi, mengatakan dengan kecakapan itu, perempuan yang diketahui sebagai pengguna media sosial terbanyak, akan mampu menumbuhkan sikap kritis dan kehati-hatian dalam menyerap dan menyaring informasi yang mengalir di internet, serta mampu menyampaikan pesan-pesan perdamaian.



Baca Juga: DP3A Makassar Tangani 15 Kasus Anak Terpapar Radikalisme

"Perempuan usia 18 tahun-34 tahun itu merupakan pengguna media sosial terbesar. Apalagi berdasarkan survei BNPT pada 2020 mengungkap bahwa indeks potensi radikalisme pada kalangan perempuan, kaum urban dan generasi z mencapai 12,3% lebih tinggi dibanding laki-laki yang sebesar 12,1%," ungkapnya saat kegiatan Perempuan Teladan Optimis dan Produktif (TOP) Viralkan Perdamaian, Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme melalui FKPT di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, Kamis (11/8/2022).

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Gowa, Kamsina, menyambut baik dilaksanakannya kegiatan tersebut di Gowa. Kegiatan ini dinilai penting dalam upaya pencegahan paham radikalisme dan terorisme khususnya di Kabupaten Gowa dengan pelibatan masyarakat terutama kaum perempuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!