Antar Penumpang dari Ponorogo, Mobil Taksi Online Dibawa Kabur di Tangerang
Rabu, 15 Juni 2022 - 20:41 WIB
Mobil sopir taksi online dibawa kabur di Hotel Tangerang, kawasan Gerendeng, Kota Tangerang. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
TANGERANG - Peristiwa nahas menimpa Tri Setiawan, seorang supir taksi online di Tangerang, yang harus kehilangan mobil yang dia pakai untuk mencari uang. Mobil Tri diduga dibawa kabur penumpangnya sendiri saat hendak mengantar dari Ponorogo menuju Jakarta.
Menurut penuturan Tri, mobilnya jenis Avanza bernopol AE-1445-VB berwarna putih dibawa kabur penumpangnya tersebut. Penumpangnya itu mengaku pria bernama Bayu saat menginap di Hotel Tangerang, kawasan Gerendeng, Kota Tangerang.
”Iya benar saya jadi korban penggelapan mobil ketika mengantar penumpang dari Ponorogo ke Jakarta, dan menginap di Hotel Tangerang,” kata Tri, Rabu (15/6/2022). Baca juga: Ditelanjangi dan Dirampok, Sopir Taksi Online Sekarat
Kejadian tersebut berawal saat dia mendapatkan pesanan dari Bayu dengan titik penjemputan di kawasan Ponorogo, dengan tujuan RSUD di Surakarta pada Sabtu 11 Juni 2022 sekitar pukul 23.00 WIB.
Namun, saat dijemput Bayu meminta untuk mengantar ke Jakarta karena orang yang ingin dia jenguk sudah meninggal dan dibawa ke Jakarta."Dia (pelaku) bilang enggak dapat angkutan, malam-malam enggak ada kendaraan. Terus saya berangkat kan online melewati ke RS itu biar selesai orderannya di aplikasi, terus langsung ke Jakarta," imbuhnya.
Tri Stiawan pun langsung menuju Jakarta sesuai dengan permintaan penumpangnya. Mereka berdua menyepakati ongkos ke Jakarta sebesar Rp500 ribu, dengan sistem rental alias tanpa melalui aplikasi dengan bayaran Rp500 ribu, belum termasuk biaya bensin dan tol.”Kemudian saya sampai di Jakarta pada Senin 13 Juni 2022 pagi, karena di jalan sempat trouble juga mobil saya,”katanya.
Menurut penuturan Tri, mobilnya jenis Avanza bernopol AE-1445-VB berwarna putih dibawa kabur penumpangnya tersebut. Penumpangnya itu mengaku pria bernama Bayu saat menginap di Hotel Tangerang, kawasan Gerendeng, Kota Tangerang.
”Iya benar saya jadi korban penggelapan mobil ketika mengantar penumpang dari Ponorogo ke Jakarta, dan menginap di Hotel Tangerang,” kata Tri, Rabu (15/6/2022). Baca juga: Ditelanjangi dan Dirampok, Sopir Taksi Online Sekarat
Kejadian tersebut berawal saat dia mendapatkan pesanan dari Bayu dengan titik penjemputan di kawasan Ponorogo, dengan tujuan RSUD di Surakarta pada Sabtu 11 Juni 2022 sekitar pukul 23.00 WIB.
Namun, saat dijemput Bayu meminta untuk mengantar ke Jakarta karena orang yang ingin dia jenguk sudah meninggal dan dibawa ke Jakarta."Dia (pelaku) bilang enggak dapat angkutan, malam-malam enggak ada kendaraan. Terus saya berangkat kan online melewati ke RS itu biar selesai orderannya di aplikasi, terus langsung ke Jakarta," imbuhnya.
Tri Stiawan pun langsung menuju Jakarta sesuai dengan permintaan penumpangnya. Mereka berdua menyepakati ongkos ke Jakarta sebesar Rp500 ribu, dengan sistem rental alias tanpa melalui aplikasi dengan bayaran Rp500 ribu, belum termasuk biaya bensin dan tol.”Kemudian saya sampai di Jakarta pada Senin 13 Juni 2022 pagi, karena di jalan sempat trouble juga mobil saya,”katanya.
Lihat Juga :