Ayo Mengajar dan Peace Generation Ajak Masyarakat Berkolaborasi untuk Bertoleransi

Rabu, 08 Juni 2022 - 21:28 WIB
Ayo Mengajar Indonesia (AMI) dan Peace Generation berkolaborasi dalam upaya mencegah radikalisme dan terorisme masuk dalam dunia pendidikan. Foto: Ist
JAKARTA - Ayo Mengajar Indonesia (AMI) dan Peace Generation berkolaborasi dalam upaya mencegah radikalisme dan terorisme masuk dalam dunia pendidikan . Itu terungkap dalam Dialog Publik Peace Edu bertema "Pendidikan Toleransi, Bentengi Radikalisasi" via hybrid pertemuan fisik dan virtual, Rabu (8/6/2022).

"Adanya dialog publik ini kita bersepakat bahwa pendidikan toleransi tidak sekadar ngomong tentang toleransi, tapi pendidikan toleransi harus diamalkan dan dirasakan,” ujar Direktur Ayo Mengajar Indonesia Adi Raharjo, Rabu (8/6/2022).



Dia mencontohkan munculnya kelompok Khilafatul Muslimin yang dengan sengaja menyebarluaskan paham khilafah menjadi ancamam terhadap ideologi negara. Kehadiran mereka dapat menimbulkan perpecahan dan merusak kedamaian di tanah air.

Baca juga: Radikalisme dan Gerakan Moderasi Beragama

Aktivis yang juga pendiri Peace Generation Irfan Amalee mengatakan, fenomena Khilafatul Muslimin ini dapat dilihat dari berbagai macam sudut pandang baik melalui perspektif hukum, sosial maupun pendidikan.

"Kalau perspektif hukum, di Indonesia kan sudah jelas apa hal-hal yang tidak sejalan dengan ideologi Pancasila bukan hanya ideologi kekhilafahan ya, ideologi lain yang bertentangan yang itu dianggap disintegrasi bangsa. Negara punya hukumnya sendiri," ungkap Irfan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!