Dokter Hewan BKSDA Diserang Harimau Sumatera yang Terperangkap Jerat Warga di Tapsel
Minggu, 24 April 2022 - 16:23 WIB
Seorang dokter hewan BKSDA diserang oleh Harimau Sumatera di Dusun Aek Pardomuan, Desa Batu Godang Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapsel. SINDOnews/Zia
TAPANULI SELATAN - Seorang dokter hewan BKSDA diserang oleh Harimau Sumatera di Dusun Aek Pardomuan, Desa Batu Godang Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapsel.
Informasi yang diterima dari pihak kepolisian, Harimau Sumatera itu masuk ke perangkap babi milik warga bernama Atulee Gulo. Peristiwa itu berawal pada Rabu 20 April 2022. Di mana, Atulee memasang jerat Babi di kebun miliknya berupa tali kelos sepeda motor Vespa.
Selanjutnya, pada Kamis (21/4/2022), Atulee melihat seekor harimau sudah masuk ke perangkap yang dipasang. Spontan, beliau langsung pulang untuk memberitahu warga yang lain.
Di hari yang sama sekira Pukul 22.00 WIB. Forkopimcam Angkola Sangkunur dan TIM BKSDA Kab Tapsel tiba di Dusun Aek Pardomuan, Desa Batu Godang dan melaksanakan rapat kecil terkait tindak lanjut Eevakuasi harimau.
Keesokan harinya, Jumat (22/4/2022), Pukul 06.00 Wib. Tim BKSDA beserta masyarakat melakukan perjalanan ke lokasi harimau yang terjerat tersebut, dan terpantau keadaan harimau masih hidup dan terlilit jerat.
Baca: Gawat! Harimau Sumatera di Jambi Kurang dari 200 Ekor Akibat Konflik dengan Manusia.
Informasi yang diterima dari pihak kepolisian, Harimau Sumatera itu masuk ke perangkap babi milik warga bernama Atulee Gulo. Peristiwa itu berawal pada Rabu 20 April 2022. Di mana, Atulee memasang jerat Babi di kebun miliknya berupa tali kelos sepeda motor Vespa.
Selanjutnya, pada Kamis (21/4/2022), Atulee melihat seekor harimau sudah masuk ke perangkap yang dipasang. Spontan, beliau langsung pulang untuk memberitahu warga yang lain.
Di hari yang sama sekira Pukul 22.00 WIB. Forkopimcam Angkola Sangkunur dan TIM BKSDA Kab Tapsel tiba di Dusun Aek Pardomuan, Desa Batu Godang dan melaksanakan rapat kecil terkait tindak lanjut Eevakuasi harimau.
Keesokan harinya, Jumat (22/4/2022), Pukul 06.00 Wib. Tim BKSDA beserta masyarakat melakukan perjalanan ke lokasi harimau yang terjerat tersebut, dan terpantau keadaan harimau masih hidup dan terlilit jerat.
Baca: Gawat! Harimau Sumatera di Jambi Kurang dari 200 Ekor Akibat Konflik dengan Manusia.
Lihat Juga :