Kronologi Tawuran Pelajar SMP di Poris yang Sebabkan 3 Orang Kena Bacok
Senin, 07 Maret 2022 - 15:20 WIB
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin membeberkan kronologi aksi tawuran antarkelompok pelajar yang terjadi di kawasan Poris Paradise, Minggu (6/3/2022). Foto: MPI/Dok
TANGERANG - Polisi membeberkan kronologi aksi tawuran antarkelompok pelajar yang terjadi di kawasan Poris Paradise, Kota Tangerang, Minggu (6/3/2022). Tawuran menyebabkan 3 orang mengalami luka bacokan.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin menuturkan, kronologi kejadian ini bermula dari saling tantang hingga janjian melaksanakan aksinya itu di suatu tempat.
“Jadi kronologinya itu mereka adalah 2 kelompok pelajar yang saling nantang atau janji tawuran di salah satu tempat dimana,” ujarnya, Senin (7/3/2022).
Baca juga: Miris! Saling Bacok, Warga Amankan 6 Pelajar SMP di Tangerang
Dari aksinya itu, diketahui 3 orang dari salah satu anggota alami luka-luka yang cukup parah. “Jadi dari salah satu kelompok ada 3 jadi korban. Satu luka bacok di punggung, 1 luka bacok di pinggang, 1 lagi di perut,” paparnya.
Alhasil dari kejadian ini, polisi berhasil mengamankan 6 orang pelaku yang sekarang tengah diamankan di Polres Metro Tangerang Kota. “Sementara yang kita amankan ada 6 orang,” ujarnya.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin menuturkan, kronologi kejadian ini bermula dari saling tantang hingga janjian melaksanakan aksinya itu di suatu tempat.
“Jadi kronologinya itu mereka adalah 2 kelompok pelajar yang saling nantang atau janji tawuran di salah satu tempat dimana,” ujarnya, Senin (7/3/2022).
Baca juga: Miris! Saling Bacok, Warga Amankan 6 Pelajar SMP di Tangerang
Dari aksinya itu, diketahui 3 orang dari salah satu anggota alami luka-luka yang cukup parah. “Jadi dari salah satu kelompok ada 3 jadi korban. Satu luka bacok di punggung, 1 luka bacok di pinggang, 1 lagi di perut,” paparnya.
Alhasil dari kejadian ini, polisi berhasil mengamankan 6 orang pelaku yang sekarang tengah diamankan di Polres Metro Tangerang Kota. “Sementara yang kita amankan ada 6 orang,” ujarnya.
Lihat Juga :