Kementerian Kominfo: Partisipasi Masyarakat Hentikan Hoaks Dibutuhkan

Jum'at, 31 Desember 2021 - 00:01 WIB
Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi Foto ist
BOGOR - Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo )Dedy Permadi mengatakan, tantangan yang dihadapi saat ini selain dalam hal menekan persebaran COVID-19 varian baru Omicron , juga menghentikan beredarnya hoaks dan disinformasi terkait COVID-19. Untuk itu, partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat diperlukan.

Sampai saat ini, lanjut Dedy, masih ada masyarakat yang tidak menghiraukan bahaya COVID-19 dengan tidak mematuhi protokol kesehatan. Tidak sedikit pula masyarakat yang tidak ingin divaksin karena takut efek samping yang ditimbulkan. Baca juga: Sepanjang 2021, Kominfo Blokir 565.449 Konten Hoax di Medsos dan Internet



"Ini semua salah satunya diakibatkan berbagai informasi tidak benar yang tersebar di ruang digital," ujar Dedy dalam siaran pers dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9)-KPCPEN, Kamis (30/12/2021).

Lementerian Kominfo, lanjutnya, terus berjuang menghentikan persebaran hoaks di ruang digital dengan melakukan upaya pemutusan akses dan klarifikasi hoaks. Selain itu, upaya literasi digital dan mendukung penegak hukum memproses para pelanggar hukum yang menyebarkan hoaks juga dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!