Milenial Punya Peran Strategis Jaga Keutuhan NKRI
Minggu, 12 Desember 2021 - 20:07 WIB
Kaum muda punya peran penting dalam menjaga keutuhan NKRI. Salah satu persoalan yang menjadi tantangan hari ini adalah bagaimana sikap mereka dalam mengnyikapi pluralitas di negeri ini. (Ist)
MALANG - Kaum muda punya peran penting dalam menjaga keutuhan NKRI. Salah satu persoalan yang menjadi tantangan hari ini adalah bagaimana sikap mereka dalam mengnyikapi pluralitas di negeri ini.
Dengan latar masyarakat yang heterogen, kekhawatiran adanya disintegrasi bangsa lantaran dipicu masalah isu agama misalnya, harus dijadikan momentum bagi generasi milenial untuk mengubah paradigma berpikirnya. Saling menguatkan, menghargai perbedaan, serta memberikan kontribusi yang konkret bagi bangsa.
Demikian merupakan intisari dari diskusi bertajuk 'Moderasi Milenial Lintas Agama' yang diselenggarakan DPP KNPI, Minggu (12/12) di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Giat ini merupakan rangkaian acara Rapat Pimpinan Paripurna Nasional (Rapimpurnas) DPP KNPI yang berlangsung hari ini hingga Selasa (14/12).
"Anak muda tidak boleh terlalu ego karena akan membuat pemuda ketinggalan. Pemuda tidak boleh terbelah, karena tidak akan besar. Yang dibutuhkan oleh pemuda adalah kebersamaan, kolaborasi dan meningkatkan kapasitas," beber Ketua Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto saat menjadi pembicara.
Dengan latar masyarakat yang heterogen, kekhawatiran adanya disintegrasi bangsa lantaran dipicu masalah isu agama misalnya, harus dijadikan momentum bagi generasi milenial untuk mengubah paradigma berpikirnya. Saling menguatkan, menghargai perbedaan, serta memberikan kontribusi yang konkret bagi bangsa.
Demikian merupakan intisari dari diskusi bertajuk 'Moderasi Milenial Lintas Agama' yang diselenggarakan DPP KNPI, Minggu (12/12) di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Giat ini merupakan rangkaian acara Rapat Pimpinan Paripurna Nasional (Rapimpurnas) DPP KNPI yang berlangsung hari ini hingga Selasa (14/12).
"Anak muda tidak boleh terlalu ego karena akan membuat pemuda ketinggalan. Pemuda tidak boleh terbelah, karena tidak akan besar. Yang dibutuhkan oleh pemuda adalah kebersamaan, kolaborasi dan meningkatkan kapasitas," beber Ketua Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto saat menjadi pembicara.
Lihat Juga :