Polda Jatim Beri Jaminan Kesehatan 7.700 Anak Yatim Piatu Korban COVID-19
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 15:03 WIB
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta resmi mencanangkan Pelayanan Kesehatan (Yankes) Luar Biasa di Gedung Mahameru Mapolda Jatim. Foto SINDOnews
SURABAYA - Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Nico Afinta resmi mencanangkan Pelayanan Kesehatan (Yankes) Luar Biasa sekaligus pemberian kartu Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) prioritas, bagi anak yatim piatu korban COVID-19. Jumlah anak yatim yang mendapat layanan ini sebanyak 7.700 orang.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri jajaran Jatim ini berlangsung di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Jumat (8/10/2021). Untuk itu jajaran Polda Jatim melalui Biddokkes akan melaksanakan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Baca juga: Kemensos Kurangi Anggaran Bansos Anak Yatim Akibat Covid-19
"Pelayanan kesehatan 7.700 anak yatim ini akan dibayarkan melalui biaya rumah sakit sebesar Rp2.2 miliar. Sehingga anak ini akan mendapatkan pelayanan kesehatan dengan kartu BPJS," ujar Nico.
Selain itu, seluruh anak yatim ini akan diberikan kartu Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) prioritas. Sehingga bila nanti anak ini akan mendapatkan pelayanan kesehatan dari RSB, termasuk pelayanan home care atau datang ke rumah. "Jadi tinggal telepon butuh pelayanan, nanti akan didatangi. Ini sesuai dengan program bapak Kapolri dalam mewujudkan Polri yang presisi," ucap Nico.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri jajaran Jatim ini berlangsung di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Jumat (8/10/2021). Untuk itu jajaran Polda Jatim melalui Biddokkes akan melaksanakan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Baca juga: Kemensos Kurangi Anggaran Bansos Anak Yatim Akibat Covid-19
"Pelayanan kesehatan 7.700 anak yatim ini akan dibayarkan melalui biaya rumah sakit sebesar Rp2.2 miliar. Sehingga anak ini akan mendapatkan pelayanan kesehatan dengan kartu BPJS," ujar Nico.
Selain itu, seluruh anak yatim ini akan diberikan kartu Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) prioritas. Sehingga bila nanti anak ini akan mendapatkan pelayanan kesehatan dari RSB, termasuk pelayanan home care atau datang ke rumah. "Jadi tinggal telepon butuh pelayanan, nanti akan didatangi. Ini sesuai dengan program bapak Kapolri dalam mewujudkan Polri yang presisi," ucap Nico.
Lihat Juga :