Tanggulangi Banjir, Kenneth Minta Perhatikan Saluran Air di Permukiman Padat Penduduk
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 21:35 WIB
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth meminta saluran air di permukiman padat penduduk menjadi perhatian. Foto: SINDOnews/Dok
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta tengah bersiap menghadapi ancaman banjir karena sudah memasuki musim penghujan. Selain pengerukan lumpur di sejumlah kali, Pemprov DKI juga diminta memerhatikan saluran air di permukiman warga.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth menilai penanggulangan banjir tidak cukup hanya dengan melakukan kegiatan pengerukan lumpur di sejumlah kali atau sungai. Akan tetapi permasalahan saluran-saluran air di permukiman padat penduduk juga perlu menjadi perhatian.
Baca juga: BPBD DKI Perkirakan Puncak Musim Hujan Terjadi Awal Tahun 2022
"Dalam menanggulangi banjir tidak hanya dengan melakukan pengerukan lumpur semata, tetapi harus memahami permasalahan yang ada di daerah permukiman padat penduduk. Sebab di sana rata-rata tidak mempunyai saluran, dan jika pun ada saluran, sangat tidak memadai dan tidak proporsional," ujar Kenneth dalam keterangannya, Sabtu (2/10/2021).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pengerukan di Kali Krukut,Jalan Jenderal Sudirman, Kavling 34-35, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pengerjaan tersebut meliputi pengerukan waduk, pembersihan gorong -gorong, dan pengerukan kali untuk memastikan sedimentasi lumpur bisa berkurang.
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth menilai penanggulangan banjir tidak cukup hanya dengan melakukan kegiatan pengerukan lumpur di sejumlah kali atau sungai. Akan tetapi permasalahan saluran-saluran air di permukiman padat penduduk juga perlu menjadi perhatian.
Baca juga: BPBD DKI Perkirakan Puncak Musim Hujan Terjadi Awal Tahun 2022
"Dalam menanggulangi banjir tidak hanya dengan melakukan pengerukan lumpur semata, tetapi harus memahami permasalahan yang ada di daerah permukiman padat penduduk. Sebab di sana rata-rata tidak mempunyai saluran, dan jika pun ada saluran, sangat tidak memadai dan tidak proporsional," ujar Kenneth dalam keterangannya, Sabtu (2/10/2021).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pengerukan di Kali Krukut,Jalan Jenderal Sudirman, Kavling 34-35, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pengerjaan tersebut meliputi pengerukan waduk, pembersihan gorong -gorong, dan pengerukan kali untuk memastikan sedimentasi lumpur bisa berkurang.
Lihat Juga :