Tim DVI Upayakan 3 Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi
Sabtu, 11 September 2021 - 09:19 WIB
Konsultan Operasi DVI Kebakaran Lapas Tangerang, Kombes Pramujoko.Foto/SINDOnews/Okto Rizki Alpino
JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) terus berupaya mengidentifikasi jenazah korban kebakaran di Lapas Klas 1 Tangerang , pada Rabu, 8 September 2021. Tim DVI berupaya ada tiga jenazah teridentifikasi dalam waktu dekat.
"Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) tadi menyampaikan bahwa ada dua atau tiga orang yang kemungkinan bisa diproses," ungkap Konsultan Operasi DVI Kebakaran Lapas Tangerang, Kombes Pramujoko pada wartawan, Sabtu (11/9/2021).
Menurutnya, pihaknya tengah berupaya mengidentifikasi tiga jenazah berdasarkan pencocokan data sidik jari. Maksudnya dengan mengambil data sidik jari postmortem dari jenazah lalu dicocokkan dengan data kependudukan saat korban melakukan pembuatan e-KTP atau SIM.
Dibandingkan dua parameter primer lain identifikasi DVI, yakni pencocokan sampel DNA dan peta gigi, rekonsiliasi lewat sidik jari merupakan cara paling cepat karena tak memerlukan uji laboratorium. Identifikasi jenazah narapidana Lapas Kelas 1 Tangerang lewat pencocokan data sidik jari masih bisa dilakukan meski para korban menderita luka bakar.
"Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) tadi menyampaikan bahwa ada dua atau tiga orang yang kemungkinan bisa diproses," ungkap Konsultan Operasi DVI Kebakaran Lapas Tangerang, Kombes Pramujoko pada wartawan, Sabtu (11/9/2021).
Menurutnya, pihaknya tengah berupaya mengidentifikasi tiga jenazah berdasarkan pencocokan data sidik jari. Maksudnya dengan mengambil data sidik jari postmortem dari jenazah lalu dicocokkan dengan data kependudukan saat korban melakukan pembuatan e-KTP atau SIM.
Dibandingkan dua parameter primer lain identifikasi DVI, yakni pencocokan sampel DNA dan peta gigi, rekonsiliasi lewat sidik jari merupakan cara paling cepat karena tak memerlukan uji laboratorium. Identifikasi jenazah narapidana Lapas Kelas 1 Tangerang lewat pencocokan data sidik jari masih bisa dilakukan meski para korban menderita luka bakar.
Lihat Juga :