Jelang PSBB Berakhir, Anies-Riza Tinjau Kesiapan Puskesmas Kramat Jati
Jum'at, 29 Mei 2020 - 16:15 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Ahmad Riza Patria mengunjungi Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur.Foto/Istimewa
JAKARTA - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta , Anies Baswedan-Ahmad Riza Patria mengunjungi Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (29/5/2020). Kunjungan tersebut dalam rangka pengecekan kesiapan fasilitas kesehatan hingga level kelurahan jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir 4 Juni 2020 mendatang.
Anies mengatakan, pada pekan ini merupakan pekan penentuan pembatasan sosial akan diteruskan atau dituntaskan. Menurutnya, apabila dituntaskan artinya mulai masuk masa transisi. Di masa transisi ini masyarakat mulai berkegiatan di luar meskipun masih terbatas.
"Jadi kalau menjelang masa transisi yang harus dicek adalah fasilitas kesehatan, kalau tempat-tempat lain yang mereka alami hanya tambah pengunjung. Kalau fasilitas kesehatan harus bersiap untuk menyembuhkan mereka yang terpapar dan memiliki keluhan kesehatan," kata Anies usai melakukan peninjauan di lokasi. (Baca: Pandemi Corona, Pemerintah Jangan Main-main dengan Keselamatan Jiwa Siswa)
Anies menjelaskan, konsekuensi dari tuntasnya masa PSBB ini berupa dimulainya kembali berbagai interaksi, termasuk interaksi langsung antarorang yang merupakan salah satu penyebab penyebaran virus COVID-19. Berdasarkan peninjauan di Puskesmas Kramat Jati, Anies memastikan DKI Jakarta telah memiliki fasilitas kesehatan yang memadai hingga tingkat Puskesmas.
Anies mengatakan, pada pekan ini merupakan pekan penentuan pembatasan sosial akan diteruskan atau dituntaskan. Menurutnya, apabila dituntaskan artinya mulai masuk masa transisi. Di masa transisi ini masyarakat mulai berkegiatan di luar meskipun masih terbatas.
"Jadi kalau menjelang masa transisi yang harus dicek adalah fasilitas kesehatan, kalau tempat-tempat lain yang mereka alami hanya tambah pengunjung. Kalau fasilitas kesehatan harus bersiap untuk menyembuhkan mereka yang terpapar dan memiliki keluhan kesehatan," kata Anies usai melakukan peninjauan di lokasi. (Baca: Pandemi Corona, Pemerintah Jangan Main-main dengan Keselamatan Jiwa Siswa)
Anies menjelaskan, konsekuensi dari tuntasnya masa PSBB ini berupa dimulainya kembali berbagai interaksi, termasuk interaksi langsung antarorang yang merupakan salah satu penyebab penyebaran virus COVID-19. Berdasarkan peninjauan di Puskesmas Kramat Jati, Anies memastikan DKI Jakarta telah memiliki fasilitas kesehatan yang memadai hingga tingkat Puskesmas.
Lihat Juga :