Genjot 15.000 Orang Per Hari, Bima Arya Vaksin 2.598 Pelajar Kota Bogor
Selasa, 03 Agustus 2021 - 06:12 WIB
Wali Kota Bogor, Bima Arya secara langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi, mulai dari screening, pemberian vaksin hingga observasi di SMPN 5 Kota Bogor dan Puri Begawan. SINDOnews/Haryudi
BOGOR - Sebanyak 2.598 dari 2.669 sasaran pelajar di Kota Bogor sudah disuntik vaksin dosis pertama di Puri Begawan dan SMPN 5 Kota Bogor. Sebanyak 978 dari 1.000 pelajar telah disuntik dosis pertama vaksin saat pelaksanaan Gebyar vaksinasi massal yang dipusatkan di SMPN 5 Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Bima Arya secara langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi, mulai dari screening, pemberian vaksin hingga observasi di SMPN 5 Kota Bogor dan Puri Begawan. (Baca juga; Pesan Wali Kota Tangerang agar Vaksinasi Pelajar Berjalan Maksimal )
"Kita ingin percepatan vaksinasi karena berpacu dengan waktu. Kota Bogor tengah menggenjot target vaksinasi, awalnya 5.000 sampai 7.000 per hari, diusahakan untuk mencapai 10.000 hingga 15.000 per hari," kata Bima Arya, Senin (2/8/2021).
Sementara itu, berdasarkan laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, sasaran yang hadir ada 997 orang. Dari jumlah tersebut ada 978 orang yang teregistrasi dengan jumlah vaksin yang digunakan sebanyak 98 Vial. Sisanya, 19 orang ditunda dengan berbagai alasan.
Wali Kota Bogor, Bima Arya secara langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi, mulai dari screening, pemberian vaksin hingga observasi di SMPN 5 Kota Bogor dan Puri Begawan. (Baca juga; Pesan Wali Kota Tangerang agar Vaksinasi Pelajar Berjalan Maksimal )
"Kita ingin percepatan vaksinasi karena berpacu dengan waktu. Kota Bogor tengah menggenjot target vaksinasi, awalnya 5.000 sampai 7.000 per hari, diusahakan untuk mencapai 10.000 hingga 15.000 per hari," kata Bima Arya, Senin (2/8/2021).
Sementara itu, berdasarkan laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, sasaran yang hadir ada 997 orang. Dari jumlah tersebut ada 978 orang yang teregistrasi dengan jumlah vaksin yang digunakan sebanyak 98 Vial. Sisanya, 19 orang ditunda dengan berbagai alasan.
Lihat Juga :