Dijadikan Saksi, Tante Anggota Satpol PP Gadungan Mengaku Juga Jadi Korban Penipuan Pelaku

Kamis, 29 Juli 2021 - 18:21 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.Foto/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan selain sembilan korban penipuan anggota Satpol PP DKI gadungan berinisial YF, tante pelaku berinisial BA juga menjadi korban. Meskipun tinggal satu rumah, BA tidak mengetahui bila YF merupakan anggota Satpol PP gadungan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, cara pelaku merekrut orang untuk menjadi Satpol PP DKI hanya dengan membayar Rp25 juta itu dipasarkan melalui mulut ke mulut."Satu-satu dia rekrut korbannya, dari mulut ke mulut sehingga pergerakannya 9 orang korban ini tidak bergabung dengan Satpol PP yang asli. Kalau yang asli bergerak akan tahu kalau Satpol PP yang lain, jadi pelaku tentukan plotingannya sendiri," kata Yusri pada wartawan, Kamis (29/7/2021).



Menurutnya, pelaku memploting para korban melakukan operasi yustisi PPKM ilegalsecara sembunyi-sembunyi, artinya dia mencari lokasi yang tak dideteksi Satpol PP asli. Dengan begitu, aksinya itu berjalan dengan lancar selama 2 bulan belakangan ini.

"Selama beroperasi 2 bulan, YF menggunakan seragam Satpol PP, tapi dalam kelompok mereka ada satu inisial B dijadikan danton memimpin 8 temannya yang lain untuk bergerak operasi yustisi, menegur orang yang tidak pakai masker sesuai ajaran tersangka," tuturnya. Baca: Raup Rp60 Juta, Anggota Satpol PP DKI Gadungan Digelandang Polisi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!