70 Persen Pesawat Garuda Indonesia Harus Dikandangkan
Senin, 25 Mei 2020 - 18:25 WIB
Di masa pembatasan terbang hingga 31 Mei 2020 PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) mengistirahatkan 70% pesawatnya. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Menyusul berkurangnya frekuensi penerbangan pesawat komersil, maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memilih untuk mengistirahatkan 70% armadanya. Hal ini seiring pembatasan operasional terhadap seluruh moda transportasi, termasuk pesawat terbang sejak 7 Mei 2020.
Keputusan itu juga bertujuan mendukung aturan larangan mudik di tengah pandemi Covid-19 yang kian meluas di Tanah Air. "Saat ini hampir 70% pesawat Garuda 'beristirahat' di darat," seperti dikutip dari akun instagram @garuda.indonesia di Jakarta, Senin (25/5/2020). (Baca juga : Hadapi Covid-19, Menteri BUMN Janji Bantu Garuda Indonesia )
Director of Maintenance Garuda Indonesia Rahmat Hanafi mengatakan, langkah ini ditempuh untuk menjaga kondisi armada tetap prima. Harapannya, ketika penerbangan kembali normal, pesawat tetap memenuhi kelaikan udara.
Adapun, sistem perawatan yang dilakukan pihak maskapai ini dinamai prolong inspection. "Mekanismenya, dilakukan dengan beberapa tahapan sesuai dengan perawatan manual setiap unit pesawat. Beberapa hal yang dilakukan untuk tetap airworthy prolong," jelasnya.
Keputusan itu juga bertujuan mendukung aturan larangan mudik di tengah pandemi Covid-19 yang kian meluas di Tanah Air. "Saat ini hampir 70% pesawat Garuda 'beristirahat' di darat," seperti dikutip dari akun instagram @garuda.indonesia di Jakarta, Senin (25/5/2020). (Baca juga : Hadapi Covid-19, Menteri BUMN Janji Bantu Garuda Indonesia )
Director of Maintenance Garuda Indonesia Rahmat Hanafi mengatakan, langkah ini ditempuh untuk menjaga kondisi armada tetap prima. Harapannya, ketika penerbangan kembali normal, pesawat tetap memenuhi kelaikan udara.
Adapun, sistem perawatan yang dilakukan pihak maskapai ini dinamai prolong inspection. "Mekanismenya, dilakukan dengan beberapa tahapan sesuai dengan perawatan manual setiap unit pesawat. Beberapa hal yang dilakukan untuk tetap airworthy prolong," jelasnya.
Lihat Juga :