Jangan Salah Sangka, Begini Penjelasan Wagub DKI soal Penyekatan Pasar Tanah Abang
Rabu, 05 Mei 2021 - 07:40 WIB
Kerumunan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan terus melakukan pembatasan pengunjung di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, guna mengurangi penularan Covid-19.
"Penyekatan Pasar Tanah Abang sudah saya sampaikan (alasannya), ada peningkatan dari 35 ribu sampai dengan 75 ribu, 87 ribu per hari. Di hari Minggu bisa mencapai 100 ribu. Pak Gubernur, Pak Kapolda, dan Pangdam, sudah datang langsung meninjau, melihat, mengatur, dan mengambil kebijakan terkait pembatasan diatur keluar masuknya, pintunya," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza), di Jakarta, Rabu (5/5/2021).
Baca juga: 600 Personel Satpol PP Jaga Pasar Tanah Abang hingga 6 Mei 2021
Bahkan sudah diatur pemberhentian KRL Commuter Line, Transjakarta, dan semua moda transportasi diatur sedemikian moda agar bisa mengurangi mobilitas, interaksi dan kerumunan warga, sehingga dapat mengurangi penurunan Covid-19 di Tanah Abang.
"Penyekatan Pasar Tanah Abang sudah saya sampaikan (alasannya), ada peningkatan dari 35 ribu sampai dengan 75 ribu, 87 ribu per hari. Di hari Minggu bisa mencapai 100 ribu. Pak Gubernur, Pak Kapolda, dan Pangdam, sudah datang langsung meninjau, melihat, mengatur, dan mengambil kebijakan terkait pembatasan diatur keluar masuknya, pintunya," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza), di Jakarta, Rabu (5/5/2021).
Baca juga: 600 Personel Satpol PP Jaga Pasar Tanah Abang hingga 6 Mei 2021
Bahkan sudah diatur pemberhentian KRL Commuter Line, Transjakarta, dan semua moda transportasi diatur sedemikian moda agar bisa mengurangi mobilitas, interaksi dan kerumunan warga, sehingga dapat mengurangi penurunan Covid-19 di Tanah Abang.
Lihat Juga :