Bima Arya: Ganjil Genap Akhir Pekan sebagai Peringatan Awal
Sabtu, 01 Mei 2021 - 21:12 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya.Foto/MPI/Putra Ramadhani Astyawan
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut ganjil genap di seputaran Sistem Satu Arah (SSA) selama dua jam untuk mengurangi mobilitas masyarakat terutama diwaktu menjelang buka puasa. Karena, mobilitas tinggi berpotensi terjadi kerumunan yang bisa kembali menaikan kasus covid-19.
"Jadi ganjil genap Sabtu-Minggu selama dua jam ini target utamanya adalah menyampaikan pesan kepada warga Bogor untuk mengurangi mobilitas. Karena mobilitas tinggi lah yang menyebabkan persentase kenaikan kasus corona terjadi kerumunan di mal, tempat buka dan sebagainya," kata Bima kepada wartawan, Sabtu (1/5/2021).
Bima menambahkan, terkait imbas ganjil genap yang membuat kemacetan di beberapa titik ruas jalan adalah wajar. Karena itu, jika tidak ingin terjebak kemacetan masyarakat harus kurangi mobilitasnya. Baca: 2 Jam Ganjil Genap di Bogor, 2.361 Kendaraan Diputarbalik
"Kalau hari ini macet di beberapa titik ini wajar. Artinya masih banyak warga yang tetap melakukan mobilitas. Jadi pesan kita kalau enggak mau terjebak macet besok ya kurangi mobilitas. Ini adalah prakondisi menyampaikan peringatan kepada warga agar ke depan tetap dikurangi mobilitas," ungkapnya.
"Jadi ganjil genap Sabtu-Minggu selama dua jam ini target utamanya adalah menyampaikan pesan kepada warga Bogor untuk mengurangi mobilitas. Karena mobilitas tinggi lah yang menyebabkan persentase kenaikan kasus corona terjadi kerumunan di mal, tempat buka dan sebagainya," kata Bima kepada wartawan, Sabtu (1/5/2021).
Bima menambahkan, terkait imbas ganjil genap yang membuat kemacetan di beberapa titik ruas jalan adalah wajar. Karena itu, jika tidak ingin terjebak kemacetan masyarakat harus kurangi mobilitasnya. Baca: 2 Jam Ganjil Genap di Bogor, 2.361 Kendaraan Diputarbalik
"Kalau hari ini macet di beberapa titik ini wajar. Artinya masih banyak warga yang tetap melakukan mobilitas. Jadi pesan kita kalau enggak mau terjebak macet besok ya kurangi mobilitas. Ini adalah prakondisi menyampaikan peringatan kepada warga agar ke depan tetap dikurangi mobilitas," ungkapnya.
Lihat Juga :