Bongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok, Razman: Satu Sepatu Di-Mark Up Rp500 Ribu
Senin, 19 April 2021 - 16:24 WIB
Kuasa hukum Sandi Butar Butar, Razman Arif Nasution memberikan keterangan mengenai dugaan korupsi Dinas Damkar Kota Depok di kantornya kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2021). Foto: MPI/Ariedwi Satrio
JAKARTA - Pegawai honorer Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok Sandi Butar Butar menggandeng Razman Arif Nasution untuk menjadi kuasa hukumnya. Kepada Razman, dia membeberkan sejumlah dugaan korupsi di tempatnya bekerja.
Dugaan korupsi itu meliputi pengadaan sepatu hingga Pakaian Dinas Lapangan (PDL) petugas Damkar Depok.
Baca juga: Diperiksa Jaksa, Danru Damkar Depok Sebut Tidak Ada Pemotongan Dana Covid-19
Razman mengatakan, satu sepatu petugas Damkar Depok diduga dikorupsi berkisar Rp500 ribu. "Ternyata satu sepatu itu bisa dikorupsi sekitar setengah harganya dari harga pagu anggarannya. Saya lihat itu (pagu anggarannya) Rp850 ribu dan ternyata dicek harganya (sepatu yang dibeli) sekitar Rp400 ribu atau Rp300 ribuan," ujarnya di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2021).
Dugaan korupsi itu meliputi pengadaan sepatu hingga Pakaian Dinas Lapangan (PDL) petugas Damkar Depok.
Baca juga: Diperiksa Jaksa, Danru Damkar Depok Sebut Tidak Ada Pemotongan Dana Covid-19
Razman mengatakan, satu sepatu petugas Damkar Depok diduga dikorupsi berkisar Rp500 ribu. "Ternyata satu sepatu itu bisa dikorupsi sekitar setengah harganya dari harga pagu anggarannya. Saya lihat itu (pagu anggarannya) Rp850 ribu dan ternyata dicek harganya (sepatu yang dibeli) sekitar Rp400 ribu atau Rp300 ribuan," ujarnya di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2021).
Lihat Juga :