Festival Jalur Rempah, Jalan Wisata yang Begitu Meriah

Rabu, 07 April 2021 - 02:21 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima perwakilan Kemendikbud untuk membahas Festival Jalur Rempah.SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia datang ke Kota Pahlawan untuk membahas Festival Jalur Rempah di ruang sidang Wali Kota Surabaya, Selasa (6/4/2021).Hadir dalam kesempatan itu Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid, Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Fitra Arda, Direktur Pengembangan Dan Pemanfaatan Kebudayaan Restu Gunawan dan beberapa pejabat Kemendikbud lainnya.

Bahkan, pertemuan itu juga dihadiri oleh tim dari BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Mojokerto. Mereka berkoordinasi untuk menggelar acara Pelayaran Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah 2021, sehingga acara ini akan dijadikan sebagai momentum Surabaya menjadi kota wisata. Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka, Kemendikbud: 3 Sekolah Ini Layak Jadi Percontohan



Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid menuturkan, kedatangannya saat ini untuk bersilaturrahmi dan berkoordinasi tentang rencana kegiatan Festival Jalur Rempah 2021. Konkretnya, nanti akan ada KRI Dewaruci milik angkatan laut bekerjasama dengan Kemendikbud yang akan berlayar mengelilingi Indonesia.“KRI Dewaruci ini akan berlayar dari Banda Neira, dan tanggal 28 Oktober 2021 akan tiba di Kota Surabaya. Karena bertempat di Surabaya, maka kami memohon izin kepada Pak Wali Kota dan memberitahukan kegiatannya, termasuk apa saja nanti yang sekiranya bisa dikolaborasikan di sini,” kata Hilmar.

Setelah tadi berdiskusi dengan Wali Kota Surabaya bersama jajarannya, ternyata ada beberapa kesepakatan program yang akan dirancang bersama-sama. Ia menegaskan, Kemendikbud, Pemkot Surabaya dan komunitas akan duduk bersama untuk melihat apa saja yang akan digelar nanti ketika tiba di Surabaya.“Lebih rinci nanti kita akan diskusikan di sini selama tiga harian ke depan, karena kita ingin fokus acaranya tidak hanya di pelabuhan, tapi juga di tengah kota. Karena ini festival rempah, maka pasti terkait dengan pangan, makanan, kuliner, jamu dan berbagai produk turunan lainnya,” tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!