Dibandingkan Stasiun Senen, Pelayanan Genose C19 di Stasiun Gambir Sepi
Senin, 15 Februari 2021 - 10:47 WIB
Pelayanan GeNose C19 untuk penumpang kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat lebih sepi dibandingkan Stasiun Senen.Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
JAKARTA - Pelayanan GeNose C19 untuk penumpang kereta api di Stasiun Gambir , Jakarta Pusat lebih sepi dibandingkan Stasiun Senen. Stasiun Gambir hanya melayani perjalanan kereta api jarak jauh kelas eksekutif.
Pantauan SINDOnews, di lokasi rapid antigen dan GeNose di Stasiun Gambir hanya beberapa calon penumpang saja yang ikut pemeriksaan. Mereka merupakan calon penumpang yang hendak bepergian dengan kereta api jarak kelas eksekutif jauh ke berbagai tujuan.
Sebelumnya diberitakan, EVP Corporate Secretary KAI Dadan Rudiansyah mengatakan, GeNose C19 adalah alat screening Covid-19 inovasi dari Universitas Gadjah Mada yang memiliki keunggulan yaitu murah, cepat, dan akurat.“Dengan Genose C19, calon penumpang akan lebih dimudahkan karena harganya yang terjangkau, serta memiliki akurasi sebesar 93-95%,” ujar Dadan kepada wartawan, Senin (1/2/2021).
Dadan menambahkan, keunggulan produk GeNose C19 dibandingkan dengan rapid test antigen dan swab test/PCR yaitu cepat diketahui hasilnya, hanya memerlukan waktu selama kurang lebih 3 menit. GeNose C19 merupakan alat yang meniru cara kerja hidung manusia dengan memanfaatkan sistem penginderaan (larik sensor gas) dan kecerdasan buatan (Artificial intelligence) dalam membedakan pola senyawa yang dideteksi. GeNose C19 melakukan screening melalui embusan nafas pasien Covid-19 dan merupakan perangkat GeNose yang dikombinasikan dengan software Artificial intelligence yang terlatih untuk membedakan sampel nafas yang diduga positif Covid-19 atau negatif Covid-19.
Pantauan SINDOnews, di lokasi rapid antigen dan GeNose di Stasiun Gambir hanya beberapa calon penumpang saja yang ikut pemeriksaan. Mereka merupakan calon penumpang yang hendak bepergian dengan kereta api jarak kelas eksekutif jauh ke berbagai tujuan.
Sebelumnya diberitakan, EVP Corporate Secretary KAI Dadan Rudiansyah mengatakan, GeNose C19 adalah alat screening Covid-19 inovasi dari Universitas Gadjah Mada yang memiliki keunggulan yaitu murah, cepat, dan akurat.“Dengan Genose C19, calon penumpang akan lebih dimudahkan karena harganya yang terjangkau, serta memiliki akurasi sebesar 93-95%,” ujar Dadan kepada wartawan, Senin (1/2/2021).
Dadan menambahkan, keunggulan produk GeNose C19 dibandingkan dengan rapid test antigen dan swab test/PCR yaitu cepat diketahui hasilnya, hanya memerlukan waktu selama kurang lebih 3 menit. GeNose C19 merupakan alat yang meniru cara kerja hidung manusia dengan memanfaatkan sistem penginderaan (larik sensor gas) dan kecerdasan buatan (Artificial intelligence) dalam membedakan pola senyawa yang dideteksi. GeNose C19 melakukan screening melalui embusan nafas pasien Covid-19 dan merupakan perangkat GeNose yang dikombinasikan dengan software Artificial intelligence yang terlatih untuk membedakan sampel nafas yang diduga positif Covid-19 atau negatif Covid-19.
Lihat Juga :