11 Warga Banten Jadi Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air, Satu Bayi
Senin, 11 Januari 2021 - 16:56 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten, mencatat data manifest ada 11 warga asal Banten yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 jurusan Jakarta-Pontianak, Sabtu (9/1/2021). Ilustrasi/SINDOnews
SERANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten, mencatat data manifest ada 11 warga asal Banten yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 jurusan Jakarta-Pontianak, Sabtu (9/1/2021). Diketahui, bahwa pesawat jenis Boeing 737 ini hilang kontak 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.
Sekretaris Dishub Provinsi Banten Herdi Jauhari mengatakan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan data secara utuh. Berdasarkan data manifest, hanya disebutkan nama dan asal kabupaten atau kota. "Mungkin update melalui TV saja kang. Hanya data asal penumpang itu," katanya kepada wartawan, Senin (11/1/2021).
Dari data pertanggal 10 Januari 2021, tercatat ada 11 warga asal Banten yang dijadwalkan mengikuti penerbangan dari pesawat Sriwijaya Air yang jatuh.
Data warga Banten itu, terdiri dari dua crew pesawat dan sembilan orang penumpang. Di antaranya, Dhika (INST) (SFA) seorang crew asal Tangerang dan Mia Tresetyani (FA) seorang crew asal Tangerang.
Sekretaris Dishub Provinsi Banten Herdi Jauhari mengatakan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan data secara utuh. Berdasarkan data manifest, hanya disebutkan nama dan asal kabupaten atau kota. "Mungkin update melalui TV saja kang. Hanya data asal penumpang itu," katanya kepada wartawan, Senin (11/1/2021).
Dari data pertanggal 10 Januari 2021, tercatat ada 11 warga asal Banten yang dijadwalkan mengikuti penerbangan dari pesawat Sriwijaya Air yang jatuh.
Data warga Banten itu, terdiri dari dua crew pesawat dan sembilan orang penumpang. Di antaranya, Dhika (INST) (SFA) seorang crew asal Tangerang dan Mia Tresetyani (FA) seorang crew asal Tangerang.
Lihat Juga :