Ganjar Minta Kepala Daerah di Jateng Bantu Industri yang Masih Jalan
Kamis, 07 Mei 2020 - 15:00 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau PT Altatex Jaya Tegal yang memproduksi sarung goyor, Kamis (7/6/2020). Foto/Dok Humas Pemprov Jateng
TEGAL - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi salah satu industri kecil menengah di Kota Tegal yang masih eksis di tengah pandemi virus corona jenis baru, COVID-19, Kamis (7/5/2020). Industri tekstil yang berada di Jalan Kauman Tengah itu tetap mampu mengekspor sarung goyor ke beberapa negara Timur Tengah.
Ganjar melihat sendiri, bagaimana industri sarung goyor di Kota Tegal itu masih berproduksi, bisa ekspor bakan sampai kekurangan pegawai. "Saya senang, di tengah kondisi ini masih ada industri kecil yang tetap berjalan bahkan ekspor. Ini bagus sekali, masih beroperasi dan merekrut karyawan," kata Ganjar.
Orang nomor satu di Pemprov Jateng ini meminta kepala daerah lain untuk mencari industri besar, kecil dan menengah yang masih bisa berproduksi, khususnya mereka yang ekspor. Kepada para kepala daerah se-Jateng, Ganjar minta mendorong industri yang masih berjalan itu.
"Kalau di tempat lain ada yang seperti ini, tolong dibantu habis-habisan. Didorong habis-habisan agar ekonomi tumbuh. Apalagi ini ekspor, bisa meningkatkan devisa kita," imbuhnya.
Ganjar melihat sendiri, bagaimana industri sarung goyor di Kota Tegal itu masih berproduksi, bisa ekspor bakan sampai kekurangan pegawai. "Saya senang, di tengah kondisi ini masih ada industri kecil yang tetap berjalan bahkan ekspor. Ini bagus sekali, masih beroperasi dan merekrut karyawan," kata Ganjar.
Orang nomor satu di Pemprov Jateng ini meminta kepala daerah lain untuk mencari industri besar, kecil dan menengah yang masih bisa berproduksi, khususnya mereka yang ekspor. Kepada para kepala daerah se-Jateng, Ganjar minta mendorong industri yang masih berjalan itu.
"Kalau di tempat lain ada yang seperti ini, tolong dibantu habis-habisan. Didorong habis-habisan agar ekonomi tumbuh. Apalagi ini ekspor, bisa meningkatkan devisa kita," imbuhnya.
Lihat Juga :